Bacalah ini seperti Anda mengatakannya kepada saudara yang lebih muda.
...........
Adikku yang kehidupan indahnya telah disiapkan oleh Tuhan,telah beberapa kali bayangan wajahmu berkelebat dalam mimpiku, terkadang engkau berjalan gagah, tetapi lebih sering akhir-akhir ini aku melihatmu berjalan tertunduk seolah mencari sesuatu di bawah, tetapi tampak dalam pikiranku bahwa rasa dari harapanmu mengarah ke atas.
Dan engkau datang kepadaku dan bertanya, mengapakah kehidupan ini tidak berlaku ramah kepadamu?
Mengapakah kehidupan mengabaikan harapan dan keluhanmu?
Dan engkau mencurigai, ada sesuatu dalam kehidupan ini yang menghalangi doa dan permintaanmu, agar Tuhan tak mendengar ratapan hatimu yang merindukan penyelamatan.
Ketahuilah adikku yang hatinya baik,
Tiada yang dapat menghalangi pengetahuan Tuhan atas harapan hatimu. Tuhan telah mendengar keluhan dan harapanmu, bahkan jauh sebelum engkau menyadari ketidak-nyamanan dari keadaanmu.
Ketahuilah, bahwa salah satu tanda bahwa Beliau menyayangimu, adalah engkau dimasukkan ke dalam suatu keadaan yang membuatmu sadar, bahwa kemampuanmu tidak cukup bagi keharusanmu untuk hidup seindah harapanmu.
Sebetulnya, saat pertama engkau menyadari bahwa kemampuanmu tidak cukup untuk menaikkanmu ke taraf kehidupan yang kau impikan itu, Tuhan sudah menyiapkan penambah kekuatanmu, yang segera akan menjadi milikmu, jika engkau segera menggerakkan badanmu untuk bekerja dengan niatan memperbaiki kehidupanmu.
Tetapi, engkau - sering kali, bukannya segera bertindak karena perasaan tertinggal mu itu, engkau justru berlemah-lutut dan bertanya mengapa engkau yang diberikan kesulitan?
Cepat sekali engkau merinci siapa saja yang hidupnya lebih baik dari mu, karena mereka mendapatkan banyak kelebihan yang mudah.
Engkau melihat demikian banyaknya kekurangan dan kelemahan, yang dengan tidak adil dikenakan kepadamu.
...........
Dan ini yang aku pujikan kepadamu, adikku yang lucu dan mudah aku sayangi,
Engkau sangat kreatif sekali, karena engkau sebetulnya membandingkan kemudahan orang lain dengan kesulitanmu, dan engkau menyandingkan kekuatan orang lain dengan kelemahanmu.
Aku akui, tidak ada cara lebih cerdas dari itu, dalam membuat dirimu menuai kekuatan kesedihan yang hebat.
Engkau sangat kreatif sekali.
Jika engkau cemberut sambil tersenyum karena ini, engkau memiliki bakat yang baik untuk menegakkan dirimu dan menjadikannya pemenang yang anggun.
Sekarang,
Mau tahu caranya mensyukuri diri dan kehidupanmu, apa pun keadaanmu sekarang?
Begini,
Rincikanlah semua ke-bisa-an dan kekuatanmu, terutama yang selama ini kau abaikan.
Uraikanlah semua hal yang kau banggakan, walau pun sekecil-kecilnya hal yang belum pantas untuk dibanggakan.
Susunlah daftar dari kemudahan dan kebetulan yang kau dapatkan, yang selama ini sulit dicapai oleh orang lain.
Temukanlah sinar-sinar kasih sayang dari keluarga dan kerabatmu, yang diberikan kepadamu, tanpa menuntut kepantasan darimu untuk disayangi. Kasih sayang seperti itu belum tentu dimiliki oleh orang paling kaya di dunia.
Meskipun belum banyak sekali, tetapi pasti ada satu atau dua orang yang menghormati mu. Nah... bergelimanglah dalam kesyukuran yang anggun dalam penghormatan mereka, karena yang paling berkuasa di negeri ini pun telah pernah direndahkan jauh lebih parah dari yang mungkin dilakukan kepadamu.
Lalu, bandingkanlah semua yang telah diberikan kepadamu oleh kehidupan, dengan apa saja yang telah kau sumbangkan bagi kehidupan.
Apakah yang kau harapkan diberikan oleh kemanusiaan kepadamu, berdasarkan perhitungan yang jujur atas keuntungan yang kau sumbangkan kepada kemanusiaan?
Apakah ada kemungkinan bahwa engkau sebetulnya meminta lebih banyak dari yang sepantasnya kau terima?
Apakah engkau meminta untuk disegerakan kenyamanan mu, dari orang-orang yang kau lambatkan pelayanan mu?
Apakah engkau meminta untuk dilebihkan oleh orang-orang yang kau kurangi haknya?
Apakah engkau marah menuntut kejujuran dari mereka yang tidak kau jujuri?
Apakah engkau meminta perlakuan baik dari atasan yang kau cerca dan rendahkan dalam pikiranmu?
Apakah engkau menuntut keramahan dari pemimpin yang kau gunjing dan gosipkan di belakang punggungnya?
Ah ., bagaimana dengan keluargamu?
Apakah engkau mengharapkan penghormatan dari istri yang jarang kau ajak bicara itu?
Ataukah engkau mengeluhkan rasa masakan istri yang tidak pernah kau ajak dan manjakan di tempat-tempat makan enak yang kau akrabi bersama teman dan kolegamu?
Apakah engkau mengeluhkan udik-nya istrimu yang tak kau ijinkan membeli pakaian yang indah, yang kau larang berhias mencantikkan dirinya untukmu, yang kau tinggalkan di rumah berlama-hari dan berlarut-malam menantimu yang 'meeting' bersama orang-orang yang juga tidak menghargai pendapatmu?
Apakah engkau mengeluhkan rendahnya disiplin dan semangat anak-anakmu, yang sebetulnya jarang melihat teladan baik darimu?
Apakah engkau memprotes Tuhan yang kau kunjungi hanya jika engkau bersedih, dan segera melupakan-Nya setelah engkau terselamatkan?
Apakah engkau menginginkan kehidupan yang mulia, dengan pikiran dan pembayangan yang asyik masyuk mengenai hal-hal yang jika diketahui pasanganmu, engkau akan masuk dalam perang dunia ke 13 dan disiksa dalam neraka kemarahannya?
Hmm .. Lucu ya?
Tetapi itulah kehidupan, yang belum dibebaskan dari beban yang merendahkan, dari ikatan yang belum memerdekakan, dan dari noda yang belum mencemerlangkan.
Jika itu semua memisahkan kita dari kehidupan yang mudah, ringan, jernih, bebas, damai, dan penuh kecintaan,. mengapakah kita masih berkutat untuk mempertahankannya?
Apakah sebetulnya kesenangan yang kita harapkan dari menyimpan sedikit ketidak-bersihan pikiran dan menyisakan sedikit kekusaman hati?
Mengapakah sulit bagi kita untuk ikhlas melepaskan yang kita ketahui tidak memuliakan, dan membebaskan diri menjadi pribadi yang bersih pikirannya dan yang bening hatinya?
...........
Adikku yang hatinya rindu akan kehidupan yang indah dan mulia,
Sebetulnya, apakah yang masih kau ragukan?
Bebaskanlah dirimu dari yang tidak akan memuliakanmu.
Sahabatkanlah dirimu dengan semua yang berpihak kepada kekuatan dan kemandirian mu,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
.....
Sahabat saya yang dikasihi Tuhan,
Anda sangat dikasihi dan dicintai Tuhan. Apakah Anda tidak menemukan satu atau dua kata yang ditujukan kepada Anda dalam perbincangan kita hari ini?
Jika Anda bukan jiwa yang khusus, mengapakah masih selalu saja ada jiwa-jiwa baik yang memperlakukan Anda dengan penuh hormat?
Ingatlah, bahwa:
Keraguan untuk memperbarui keadaan adalah ketegasan untuk mempertahankan apa pun yang lama.
Maka tegaslah untuk yang memuliakan kehidupan Anda dan keluarga yang Anda kasihi.
Mudah-mudahan hari ini terbuka pintu-pintu rezeki yang lebih besar bagi Anda dan keluarga Anda terkasih, agar mudah bagi Anda untuk menyejahterakan dan membahagiakan jiwa-jiwa kecintaan Anda.
Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda tercinta.
Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.
Loving you all as always,
Mario Teguh
Sunday, December 13, 2009
Saturday, December 12, 2009
~*mario teguh super note: ANDA tidak mungkin memperbarui kualitas hidup ANDA tanpa memperbarui sikap ANDA*~
*Anda tidak mungkin memperbarui kualitas hidup Anda tanpa memperbarui sikap Anda.*
Sahabat saya yang hidupnya ranum bagi kemuliaan, Anda meneladankan dan mengajarkan keteguhan sikap, bahwa
*Sebuah perubahan besar tidak mungkin dicapai melalui kemapanan. *
Itu sebabnya, sahabat saya yang tegas hatinya,
*Anda tidak akan mencapai perubahan yang penting, dengan mempertahankan kenyamanan Anda sekarang.*
Tidak ada satu orang pun yang bisa mengatakan bahwa dia sudah tidak membutuhkan peningkatan pada kualitas pribadi dan kehidupannya, bagaimana pun berhasilnya dia dalam karir dan kehidupan pribadinya.
Tetapi, yang mengherankan adalah orang-orang yang giat mengeluhkan rendahnya kualitas kehidupan, tetapi yang juga giat mendebat anjuran-anjuran baik mengenai pembudayaan sikap-sikap baru yang akan menjadikan mereka pengubah bagi nasib mereka sendiri.
Meskipun kedengarannya agak lucu, tetapi mungkin mereka telah lama dan berhasil melatih diri mereka sendiri untuk menjadi terbiasa dengan keadaan yang kurang, dan kemudian merasa mapan dalam kekurangan.
Sebagai pribadi Indonesia yang mulia,
*Anda berkewajiban untuk membebaskan mereka dari kemapanan pada sesuatu yang tidak boleh dimapani.*
Bantulah mereka menyadari, bahwa
*Kekurangan dan kelemahan seperti apa pun, tetapi yang telah dirasakan sebagai sebuah kemapanan, akan menjadi landasan yang kuat bagi penolakan untuk menerima cara-cara bersikap dan berpikir yang baru.*
Dan yang lebih memprihatinkan kita, adalah kenyataan bahwa mereka menyalahkan orang lain atas keadaan yang mereka keluhkan itu, tetapi bertahan dengan agresif jika mereka menengarai adanya inisiatif untuk mempengaruhi sikap dan cara-cara lama yang menaruh mereka kedalam keadaan yang mereka keluhkan itu.
Teladankanlah bagi mereka, bahwa
*Anda dapat mengubah hidup Anda, dengan mengubah yang Anda kerjakan.*
Dan,
*Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda, dengan meningkatkan kualitas
dari cara-cara Anda.*
Dan yang ini sangat penting untuk mereka terima sebagai gumam-an harian mereka, bahwa
*Tidak ada pribadi yang sama lama-nya, yang berhak bagi kehidupan yang
baru.*
Memang mengherankan, tetapi akan selalu ada orang yang menginginkan kehidupan yang baru,tetapi yang justru menjadi orang pertama yang menolak untuk memperbarui diri.
Kemudian tambahkanlah, bahwa
*Pekerjaan adalah sarana pembaikan hidup.*
Sehingga, orang yang ingin memperbaiki kehidupannya, harus memperbaiki pekerjaannya, atau setidaknya memperbaiki cara-caranya dalam bekerja.
Karena,
*Hanya pribadi yang baru, yang berhak bagi hidup yang baru.*
Sahabat saya yang super, yang potensi-potensi masa depannya sedang menunggu kerja keras Anda.
*Mudah-mudaan catatan sederhana di atas dapat menemani pertimbangan bagi keberhasilan Anda dalam membangun kehidupan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang bagi keluarga Anda tercinta.*
Terima kasih atas ijin untuk melayani bagi kebahagiaan Anda.
And stay super!
*Mario Teguh*
Sahabat saya yang hidupnya ranum bagi kemuliaan, Anda meneladankan dan mengajarkan keteguhan sikap, bahwa
*Sebuah perubahan besar tidak mungkin dicapai melalui kemapanan. *
Itu sebabnya, sahabat saya yang tegas hatinya,
*Anda tidak akan mencapai perubahan yang penting, dengan mempertahankan kenyamanan Anda sekarang.*
Tidak ada satu orang pun yang bisa mengatakan bahwa dia sudah tidak membutuhkan peningkatan pada kualitas pribadi dan kehidupannya, bagaimana pun berhasilnya dia dalam karir dan kehidupan pribadinya.
Tetapi, yang mengherankan adalah orang-orang yang giat mengeluhkan rendahnya kualitas kehidupan, tetapi yang juga giat mendebat anjuran-anjuran baik mengenai pembudayaan sikap-sikap baru yang akan menjadikan mereka pengubah bagi nasib mereka sendiri.
Meskipun kedengarannya agak lucu, tetapi mungkin mereka telah lama dan berhasil melatih diri mereka sendiri untuk menjadi terbiasa dengan keadaan yang kurang, dan kemudian merasa mapan dalam kekurangan.
Sebagai pribadi Indonesia yang mulia,
*Anda berkewajiban untuk membebaskan mereka dari kemapanan pada sesuatu yang tidak boleh dimapani.*
Bantulah mereka menyadari, bahwa
*Kekurangan dan kelemahan seperti apa pun, tetapi yang telah dirasakan sebagai sebuah kemapanan, akan menjadi landasan yang kuat bagi penolakan untuk menerima cara-cara bersikap dan berpikir yang baru.*
Dan yang lebih memprihatinkan kita, adalah kenyataan bahwa mereka menyalahkan orang lain atas keadaan yang mereka keluhkan itu, tetapi bertahan dengan agresif jika mereka menengarai adanya inisiatif untuk mempengaruhi sikap dan cara-cara lama yang menaruh mereka kedalam keadaan yang mereka keluhkan itu.
Teladankanlah bagi mereka, bahwa
*Anda dapat mengubah hidup Anda, dengan mengubah yang Anda kerjakan.*
Dan,
*Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda, dengan meningkatkan kualitas
dari cara-cara Anda.*
Dan yang ini sangat penting untuk mereka terima sebagai gumam-an harian mereka, bahwa
*Tidak ada pribadi yang sama lama-nya, yang berhak bagi kehidupan yang
baru.*
Memang mengherankan, tetapi akan selalu ada orang yang menginginkan kehidupan yang baru,tetapi yang justru menjadi orang pertama yang menolak untuk memperbarui diri.
Kemudian tambahkanlah, bahwa
*Pekerjaan adalah sarana pembaikan hidup.*
Sehingga, orang yang ingin memperbaiki kehidupannya, harus memperbaiki pekerjaannya, atau setidaknya memperbaiki cara-caranya dalam bekerja.
Karena,
*Hanya pribadi yang baru, yang berhak bagi hidup yang baru.*
Sahabat saya yang super, yang potensi-potensi masa depannya sedang menunggu kerja keras Anda.
*Mudah-mudaan catatan sederhana di atas dapat menemani pertimbangan bagi keberhasilan Anda dalam membangun kehidupan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang bagi keluarga Anda tercinta.*
Terima kasih atas ijin untuk melayani bagi kebahagiaan Anda.
And stay super!
*Mario Teguh*
Friday, December 04, 2009
Saturday, October 17, 2009
~*renungan: Tuhan kangen padamu*~
Lima tahun terakhir,
Tsunami menggulung Aceh.
Gempa meruntuhkan Jogja
Tsunami menyapu Pangandaran
Gempa menumbangkan Sumatera Barat.
Musibah Musibah dan Musibah
Kemudian Kemarin atau Hari ini,
Tanganku terbakar
Hati aku tersakiti
Uangku hilang
Benda kesenanganku dirusak
Bahuku disenggol dengan kasar
Merasa orang lain membicarakan hal buruk tentangku
Merasa orang itu membenciku....
Dan mungkin bukan hanya itu saja,
Aku merasa tidak dihargai
Aku merasa dilecehkan
Aku merasa tidak diperdulikan
Aku merasa dianiaya, dizalimi, dikhianati
Aku diperlakukan tidak adil....
Lalu,
Aku marah
Aku benci
Aku membanting pintu dan pergi
Aku memaki sehingga syaitan pun takut mendengarnya
Aku mengutuk
Bahkan aku menghakimi dan menyalahkan Dia dan mereka atas semua rasa sakit dan kepedihan yang kualami.
DUNIA TIDAK ADIIIIIIIILLLLLLLLLLL................!!!
Akhirnya,
Aku pergi........................................................
Aku bahkan kemudian melakukan perjalanan jauh demi menghilangkan semua rasa itu dari hatiku dan memori itu dari kepalaku.
Berharap untuk selamanya.
HHHhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh............
Aku lalu terduduk,
Aku Lelah,
Badanku remuk.
Hatiku rasanya hampa...
Titik.
Setelah agak tenang,
Seorang bijak menghampiriku dan bertanya,
"Anakku, jauh sebelum semua hal di atas terjadi pada dirimu, adakah kamu merasa bahwa selama ini kamu menjauh dari-Nya?"
Aku diam, mulutku terkunci, bahkan badankupun tidak bergerak.
Aku diam.
Tapi dengan lemah hatiku menjawab "Iya...."
Ia kemudian berkata lagi dengan suaranya yang menenangkan, menggema, dan terasa begitu damai.
"Anakku, layaknya seseorang kekasih memberikan Seuntai Bunga Mawar pada pujaan hatinya. Sang Kekasih ingin Pujaan Hatinya mendekat. Sama seperti Tuhan saat Ia memberikan Seikat Rezeki, Dia ingin kita mendekati-Nya"
"Tapi kita justru pergi menjauh!"
Aku tersenyum getir padanya, namun dengan perasaan malu hatiku mengiyakan.
Kepalaku tertunduk dan diam.
Ia kemudian berkata lagi,
"Lalu Tuhan membalikkan caranya dengan memberikan kita Seikat Musibah"
"Anehnya kita mendekat, bahkan tidak jarang sambil lari dan berteriak.. Allahu Akbar, Astaghfirullah, Ya Allah dan sebagainya!"
Aku tercenung, aku mengiyakan dengan penuh persetujuan.
Namun kepalaku semakin merunduk.
"Anakku..." sambil ia memegang pundakku.
"Semua hal itu dilakukan Tuhan hanya karena satu hal"
"Hanya satu alasan"
"Hanya satu saja....."
Dengan lembut, ia berkata,
"Tuhan Kangen Padamu, Nak..."
"Dia ingin engkau mendekat pada-Nya... agar Ia bisa memberimu lebih banyak kasih sayang dan kebahagiaan di hatimu"
Ya Allah........
Sungguh naif aku selama ini...
Disaat aku pergi menjauh dari-Mu, Engkau sebenarnya bahkan semakin mendekat padaku, tapi aku menolak merasakan kehadiran-Mu...
Sejak itu, aku menjadi sadar akan makna seuntai kalimat kecil yang sering kuucapkan.
Seuntai kalimat yang sesungguhnya menyiratkan rasa Kangen-Nya padaku dan rasa Rinduku pada-Nya...
Kalimat itu adalah...
"Bismillaahirrahmaanirrahiiiim......................................."
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
.................................
Hari ini, aku dapat mengalunkan kalimat itu dengan penuh kerinduan pada-Nya.
Kini aku melangkah lebih pasti dengan perasaan positif
Yakin Tuhan selalu melindungiku dalam pelukan-Nya yang hangat...........
credit to: I.S.S
Tsunami menggulung Aceh.
Gempa meruntuhkan Jogja
Tsunami menyapu Pangandaran
Gempa menumbangkan Sumatera Barat.
Musibah Musibah dan Musibah
Kemudian Kemarin atau Hari ini,
Tanganku terbakar
Hati aku tersakiti
Uangku hilang
Benda kesenanganku dirusak
Bahuku disenggol dengan kasar
Merasa orang lain membicarakan hal buruk tentangku
Merasa orang itu membenciku....
Dan mungkin bukan hanya itu saja,
Aku merasa tidak dihargai
Aku merasa dilecehkan
Aku merasa tidak diperdulikan
Aku merasa dianiaya, dizalimi, dikhianati
Aku diperlakukan tidak adil....
Lalu,
Aku marah
Aku benci
Aku membanting pintu dan pergi
Aku memaki sehingga syaitan pun takut mendengarnya
Aku mengutuk
Bahkan aku menghakimi dan menyalahkan Dia dan mereka atas semua rasa sakit dan kepedihan yang kualami.
DUNIA TIDAK ADIIIIIIIILLLLLLLLLLL................!!!
Akhirnya,
Aku pergi........................................................
Aku bahkan kemudian melakukan perjalanan jauh demi menghilangkan semua rasa itu dari hatiku dan memori itu dari kepalaku.
Berharap untuk selamanya.
HHHhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh............
Aku lalu terduduk,
Aku Lelah,
Badanku remuk.
Hatiku rasanya hampa...
Titik.
Setelah agak tenang,
Seorang bijak menghampiriku dan bertanya,
"Anakku, jauh sebelum semua hal di atas terjadi pada dirimu, adakah kamu merasa bahwa selama ini kamu menjauh dari-Nya?"
Aku diam, mulutku terkunci, bahkan badankupun tidak bergerak.
Aku diam.
Tapi dengan lemah hatiku menjawab "Iya...."
Ia kemudian berkata lagi dengan suaranya yang menenangkan, menggema, dan terasa begitu damai.
"Anakku, layaknya seseorang kekasih memberikan Seuntai Bunga Mawar pada pujaan hatinya. Sang Kekasih ingin Pujaan Hatinya mendekat. Sama seperti Tuhan saat Ia memberikan Seikat Rezeki, Dia ingin kita mendekati-Nya"
"Tapi kita justru pergi menjauh!"
Aku tersenyum getir padanya, namun dengan perasaan malu hatiku mengiyakan.
Kepalaku tertunduk dan diam.
Ia kemudian berkata lagi,
"Lalu Tuhan membalikkan caranya dengan memberikan kita Seikat Musibah"
"Anehnya kita mendekat, bahkan tidak jarang sambil lari dan berteriak.. Allahu Akbar, Astaghfirullah, Ya Allah dan sebagainya!"
Aku tercenung, aku mengiyakan dengan penuh persetujuan.
Namun kepalaku semakin merunduk.
"Anakku..." sambil ia memegang pundakku.
"Semua hal itu dilakukan Tuhan hanya karena satu hal"
"Hanya satu alasan"
"Hanya satu saja....."
Dengan lembut, ia berkata,
"Tuhan Kangen Padamu, Nak..."
"Dia ingin engkau mendekat pada-Nya... agar Ia bisa memberimu lebih banyak kasih sayang dan kebahagiaan di hatimu"
Ya Allah........
Sungguh naif aku selama ini...
Disaat aku pergi menjauh dari-Mu, Engkau sebenarnya bahkan semakin mendekat padaku, tapi aku menolak merasakan kehadiran-Mu...
Sejak itu, aku menjadi sadar akan makna seuntai kalimat kecil yang sering kuucapkan.
Seuntai kalimat yang sesungguhnya menyiratkan rasa Kangen-Nya padaku dan rasa Rinduku pada-Nya...
Kalimat itu adalah...
"Bismillaahirrahmaanirrahiiiim......................................."
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
.................................
Hari ini, aku dapat mengalunkan kalimat itu dengan penuh kerinduan pada-Nya.
Kini aku melangkah lebih pasti dengan perasaan positif
Yakin Tuhan selalu melindungiku dalam pelukan-Nya yang hangat...........
credit to: I.S.S
Monday, September 14, 2009
~*100 days with mr. arrogant*~

* Alternative Title: My Love Ssagajy/slave love/내 사랑 싸가지
* Genre: Comedy, Romance
* Film Date: January, 2004
* Korea Casts: Ha Ji-Won, Kim Jae Won
* Description:
After being dumped by her boyfriend just before their 100 day anniversary, Ha-Young (Ha Ji-Won) meets a college guy named Hyung-Joon when she accidentally kicks a can that hits him in the face and causes him to scratch his Lexus. He demands she pay him $3000 on the spot. She escapes from him, leaving her wallet behind.
Hyung-Joon stalks her, demanding money to pay for his car. Since she is a poor high school student Hyung-Joon writes up a "Enslavement Agreement" for Ha-Young in order to pay for the damage to his car. Ha-Young is thrown into a nightmarish slave life for 100 days, cleaning his house, running his errands, doing his homework and cleaning his car.
By accident she finds out that the damage to Hyung-Joon's car only costs $10! She then takes her revenge. However, before she knows it Hyung-Joon shows up at her house as her new tutor! He once again takes advantage of her, but soon Ha-Young finds herself falling head over heels for Hyung-Joon. But what happens when he drops out of her life just when she needs him most?
The original Korean title can be literally translated as "my love, the asshole," or, more roughly, as "my love, the no-manners".
for download, Click Here!
~*jason mraz - beautiful mess (what a beautiful song ^^)*~
THIS SONG WAS KINDA LIKE LULLABY TO ME =")
Intro
E
You've got the best of both worlds
G#m F#m
You're the kind of girl who can take down a man,
A B
And lift him back up again
E
You are strong but you're needy,
G#m
Humble but you're greedy
F#m
Based on your body language,
A B
Your shouted cursive I've been reading
E
You're style is quite selective,
G#m
Though your mind is rather reckless
F#m
Well I guess it just suggests,
A B
That this is just what happiness is
BRIDGE
A B
Hey, what a beautiful mess this is
A B
It's like picking up trash in dresses
CHORUS
E G#m
Well it kind of hurts when the kind of words you write
F#m A B
Kind of turn themselves into knives
E G#m
And don't mind my nerve, you can call it fiction
F#m A B F#
'Cause I like being submerged in your contradictions, dear
A F# A E
'Cause here we are, here we are
VERSE 2
E G#m
Although you were biased, I love your advice
F#m
Your comebacks they're quick
A B
And probably have to do with your insecurities
E
There's no shame in being crazy,
G#m
Depending on how you take these
F#m A B
Words they're paraphrasing this relationship we're staging
BRIDGE
A B
Hey, what a beautiful mess, yes it is
A B
It's like we 're picking up trash in dresses
CHORUS
E G#m
Well it kind of hurts when the kind of words you say
F#m A B
Kind of turn themselves into blades
E G#m
And the kind and courteous is a life I've heard
F#m A B
But it's nice to say that we played in the dirt
A F# A E
Cause here, here we are, Here we are
E G# F# A B
Here we are, here we are, here we are, here we are,
E G# F# A B
Here we are, here we are, here we are, we're still here
BRIDGE
A B
And what a beautiful mess this is
A B
It's like taking a guess when the only answer is yes
CHORUS
E G#m
And through timeless words and priceless pictures
F#m A B
We'll fly like birds not of this earth
E G#m
And tides they turn, hearts disfigure
F#m A B
But that's no concern when we're wounded together.
E G#m
And we tore our dresses, and stained our shirts
F#m A B
But it's nice today, all the wait was so worth it.
for download, Click here!
Intro
E
You've got the best of both worlds
G#m F#m
You're the kind of girl who can take down a man,
A B
And lift him back up again
E
You are strong but you're needy,
G#m
Humble but you're greedy
F#m
Based on your body language,
A B
Your shouted cursive I've been reading
E
You're style is quite selective,
G#m
Though your mind is rather reckless
F#m
Well I guess it just suggests,
A B
That this is just what happiness is
BRIDGE
A B
Hey, what a beautiful mess this is
A B
It's like picking up trash in dresses
CHORUS
E G#m
Well it kind of hurts when the kind of words you write
F#m A B
Kind of turn themselves into knives
E G#m
And don't mind my nerve, you can call it fiction
F#m A B F#
'Cause I like being submerged in your contradictions, dear
A F# A E
'Cause here we are, here we are
VERSE 2
E G#m
Although you were biased, I love your advice
F#m
Your comebacks they're quick
A B
And probably have to do with your insecurities
E
There's no shame in being crazy,
G#m
Depending on how you take these
F#m A B
Words they're paraphrasing this relationship we're staging
BRIDGE
A B
Hey, what a beautiful mess, yes it is
A B
It's like we 're picking up trash in dresses
CHORUS
E G#m
Well it kind of hurts when the kind of words you say
F#m A B
Kind of turn themselves into blades
E G#m
And the kind and courteous is a life I've heard
F#m A B
But it's nice to say that we played in the dirt
A F# A E
Cause here, here we are, Here we are
E G# F# A B
Here we are, here we are, here we are, here we are,
E G# F# A B
Here we are, here we are, here we are, we're still here
BRIDGE
A B
And what a beautiful mess this is
A B
It's like taking a guess when the only answer is yes
CHORUS
E G#m
And through timeless words and priceless pictures
F#m A B
We'll fly like birds not of this earth
E G#m
And tides they turn, hearts disfigure
F#m A B
But that's no concern when we're wounded together.
E G#m
And we tore our dresses, and stained our shirts
F#m A B
But it's nice today, all the wait was so worth it.
for download, Click here!
Sunday, September 13, 2009
Sunday, August 16, 2009
~*placebo effects*~
sharing pengalaman nih.
gw nyimpen biji salak di meja rias.
gw komit klo setiap gw ngeliat biji salak itu, gw harus mengucap syukur, berterima kasih bahwa selama ini gw selalu dikasih kelimpahan oleh Allah SWT even on the hardest situation... kita masih bisa makan enak, masih bisa melihat keindahan dunia, bisa merasakan cinta kepada orang yang kita sayangi, masih memiliki rumah untuk ditinggali yang belum tentu orang lain bisa merasakannya, etcetera etcetera. do u realize how much u've been gifted??? its abundance!
and u know what?? efeknyanya ternyata gede benerrrr!
bukan sulap bukan sihir, every little thing that has been the obstacle to me, finally dissapeared or faded when i'm practicing it.
this is not some kind a joke or whatsoever.
ternyata "orang-orang besar" pun banyak yang mempraktekkan hal ini (bukan dengan biji salak tentunya :P)
contoh: kedokteran buat semacam obat, namanya placebo. Obat ini digunain buat penderita penyakit tertentu (gw lupa untuk penyakit apa). Ternyata para pasien banyak yang memberikan testimonial bahwa obat itu dianggap ampuh buat nyembuhin penyakitnya. And know what, para ahli pengobatan bilang bahwa sebenarnya kandungan dari obat placebo itu hanya mengandung gula (glukosa apalah namanya). See, obat dari segala kesembuhan ternyata ada di diri kita, hanya perlu dibutuhkan motivasi dari luar untuk meyakinkan diri kita bahwa kita bisa menjadi lebih baik. Motivasi yang lebih baik adalah motivasi yang bersumber dari diri kita sendiri, walaupun hal itu emang sangat sulit dilakukan. Pikiran negatif sebenarnya memang sumber dari segala penyakit. Thoughts become facts. So, berpikiran positif, berkeyakinan positif bahwa segalanya akan berjalan lancar akan menggiring kita kepada sesuatu yang kita inginkan/ harapkan.
Itulah kenapa gw nyimpen biji salak di meja rias, hanya untuk mengingatkan bahwa kita harus mensyukuri setiap derap langkah kita dalam menjalani kehidupan, akan selalu ada kelimpahan yang patut kita syukuri (yang sering tidak kita sadari), bahkan di saat tersulit sekalipun.
Hmmmm, gw dapet pengalaman ini berdasarkan literatur yang gw baca dari buku The Secret yang gw terjemahin berdasarkan pemahaman diri gw sendiri kemudian gw aplikasiin dalam kehidupan gw.
Keep trying to think positive! Obat yang baik menurut gw adalah yang berasal dari alamiah, dan menurut gw pikiran yang sehat merupakan cara yang paling alami dalam mengobati segala penyakit.
gw nyimpen biji salak di meja rias.
gw komit klo setiap gw ngeliat biji salak itu, gw harus mengucap syukur, berterima kasih bahwa selama ini gw selalu dikasih kelimpahan oleh Allah SWT even on the hardest situation... kita masih bisa makan enak, masih bisa melihat keindahan dunia, bisa merasakan cinta kepada orang yang kita sayangi, masih memiliki rumah untuk ditinggali yang belum tentu orang lain bisa merasakannya, etcetera etcetera. do u realize how much u've been gifted??? its abundance!
and u know what?? efeknyanya ternyata gede benerrrr!
bukan sulap bukan sihir, every little thing that has been the obstacle to me, finally dissapeared or faded when i'm practicing it.
this is not some kind a joke or whatsoever.
ternyata "orang-orang besar" pun banyak yang mempraktekkan hal ini (bukan dengan biji salak tentunya :P)
contoh: kedokteran buat semacam obat, namanya placebo. Obat ini digunain buat penderita penyakit tertentu (gw lupa untuk penyakit apa). Ternyata para pasien banyak yang memberikan testimonial bahwa obat itu dianggap ampuh buat nyembuhin penyakitnya. And know what, para ahli pengobatan bilang bahwa sebenarnya kandungan dari obat placebo itu hanya mengandung gula (glukosa apalah namanya). See, obat dari segala kesembuhan ternyata ada di diri kita, hanya perlu dibutuhkan motivasi dari luar untuk meyakinkan diri kita bahwa kita bisa menjadi lebih baik. Motivasi yang lebih baik adalah motivasi yang bersumber dari diri kita sendiri, walaupun hal itu emang sangat sulit dilakukan. Pikiran negatif sebenarnya memang sumber dari segala penyakit. Thoughts become facts. So, berpikiran positif, berkeyakinan positif bahwa segalanya akan berjalan lancar akan menggiring kita kepada sesuatu yang kita inginkan/ harapkan.
Itulah kenapa gw nyimpen biji salak di meja rias, hanya untuk mengingatkan bahwa kita harus mensyukuri setiap derap langkah kita dalam menjalani kehidupan, akan selalu ada kelimpahan yang patut kita syukuri (yang sering tidak kita sadari), bahkan di saat tersulit sekalipun.
Hmmmm, gw dapet pengalaman ini berdasarkan literatur yang gw baca dari buku The Secret yang gw terjemahin berdasarkan pemahaman diri gw sendiri kemudian gw aplikasiin dalam kehidupan gw.
Keep trying to think positive! Obat yang baik menurut gw adalah yang berasal dari alamiah, dan menurut gw pikiran yang sehat merupakan cara yang paling alami dalam mengobati segala penyakit.
Wednesday, August 12, 2009
~*bangun pagi*~
i had a great dream last night
and the dream was absolutely run well as i want in a real life :)
silly, but kinda fascinating.
and the dream was absolutely run well as i want in a real life :)
silly, but kinda fascinating.
Monday, August 10, 2009
~*memaknai hidup*~
bangun-bangun bawaannya pengen nulis di blog.
mmmm, still confused what am i gonna say.
istilah yang orang pakai buat kata "love" adalah more than just a game for two.
then how many? three, four, even ten??? silly answer, huh.
if there was more than just a game, then what??
love was also life.
and life is just a game --> win and lose, fail or success, up and down, death and birth, and pairs of son on.
another "Maha Guru" said that "Hidup itu cuma senda gurau" a.k.a "Life is just a joke".
We are just the actor/ress of God's world.
If we did a good thing in this world, we gain a heaven.
The opposite, bad thing --> just go to hell.
Absolute.
Period.
mmmm, still confused what am i gonna say.
istilah yang orang pakai buat kata "love" adalah more than just a game for two.
then how many? three, four, even ten??? silly answer, huh.
if there was more than just a game, then what??
love was also life.
and life is just a game --> win and lose, fail or success, up and down, death and birth, and pairs of son on.
another "Maha Guru" said that "Hidup itu cuma senda gurau" a.k.a "Life is just a joke".
We are just the actor/ress of God's world.
If we did a good thing in this world, we gain a heaven.
The opposite, bad thing --> just go to hell.
Absolute.
Period.
Wednesday, June 24, 2009
~*politics*~
ketika kita bicara soal janji, alangkah baiknya apabila si pemilik janji menyadari 'satu kata satu perbuatan'..
sdh bkn jamannya qta bicara 'saya awam bila bicara mengenai politik'.. pada era skrg ini, sdh mrpkn syarat bagi bangsa yg sdg mengalami pendidikan demokrasi memahami seluk beluk dan motivasi calon pemimpin di dlm mensosialisasikan janji-janjinya..
good leadership must have:
- strong nerve on facing the conflict
- transformational leadership that can change 'nothing' into 'something'..
sdh bkn jamannya qta bicara 'saya awam bila bicara mengenai politik'.. pada era skrg ini, sdh mrpkn syarat bagi bangsa yg sdg mengalami pendidikan demokrasi memahami seluk beluk dan motivasi calon pemimpin di dlm mensosialisasikan janji-janjinya..
good leadership must have:
- strong nerve on facing the conflict
- transformational leadership that can change 'nothing' into 'something'..
Thursday, June 18, 2009
~*cold night*~
this day...
how many times we spent unproductive activity and then u realize that u are not supposed to do that activity...
wasted!!!!
non added value...
whatsoever...
when ure on stuck position rite now, pls tell me what am i gonna do???
gilaaaaaaaaa....
i wanna scream but i cant...
i want some'1' to rely on but i havent...
i wanna do much better but i cant believe myself that im capable...
what in the world that i living in????
is this character that i wanna share???
i cant even look at myself on a mirror when im in deep expression like this...
just... get hold of yourself, via...
setiap luka ada perihnya... (1st cut is the deepest...)
setiap sakit ada obatnya...
only that words i could trust...
i hurt myself by hurting others...
i blame others for everything i just couldnt do...
sorry...
sorry...
슬픈...
how many times we spent unproductive activity and then u realize that u are not supposed to do that activity...
wasted!!!!
non added value...
whatsoever...
when ure on stuck position rite now, pls tell me what am i gonna do???
gilaaaaaaaaa....
i wanna scream but i cant...
i want some'1' to rely on but i havent...
i wanna do much better but i cant believe myself that im capable...
what in the world that i living in????
is this character that i wanna share???
i cant even look at myself on a mirror when im in deep expression like this...
just... get hold of yourself, via...
setiap luka ada perihnya... (1st cut is the deepest...)
setiap sakit ada obatnya...
only that words i could trust...
i hurt myself by hurting others...
i blame others for everything i just couldnt do...
sorry...
sorry...
슬픈...
Wednesday, June 17, 2009
~*true friendship*~
if one day u feel like crying... call me...
i dont promise that I will make u laugh, but i can cry with u...
if one day u want to run away... dont be affraid to call me...
i dont promise to ask u to stop... but i can cry with u...
if one day u dont want to listen anybody... call me...
and i promise to be quiet...
but if one day u call me and there is no answer...
come fast to see me... perhaps i need u...
i dont promise that I will make u laugh, but i can cry with u...
if one day u want to run away... dont be affraid to call me...
i dont promise to ask u to stop... but i can cry with u...
if one day u dont want to listen anybody... call me...
and i promise to be quiet...
but if one day u call me and there is no answer...
come fast to see me... perhaps i need u...
Monday, June 08, 2009
~*opening horizon*~
diskusi dengan seorang teman hari ini membuka satu cakrawala baru mengenai apa yg bakalan gw lakukan di masa yang akan datang...
bahwa:
bahwa:
- apa yang menjadi masalah, sebenarnya bukan terletak pada masalah itu sendiri, tapi bagaimana cara kita menyikapi masalah tersebut dengan sikap yang terbaik
- perbedaan pendapat ternyata merupakan suatu permasalahan yang dilihat dan dipahami dari sudut pandang yang berbeda, tetapi hal itu menggiring kita untuk melihat permasalahan menjadi lebih objektif
- kehidupan ini merupakan fase yang tidak hanya harus diisi dengan sebaik-baiknya, tetapi juga merupakan fase persiapan akan apa-apa yang akan terjadi di kemudian hari...
kenapa gw ambil kesimpulan di poin pertama, karena kita... sebagai makhluk Allah SWT, hanya bisa ikhtiar, istiqamah (konsistensi), berdoa... dan selanjutnya bertawakal...
semua jerih payah, impian & harapan serta tujuan kita akan bergantung pada keputusan Allah SWT... tapi bagaimana jika Allah masih belum mengabulkan itu semua? apakah semangat di saat kita berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan akan pupus begitu saja? apakah karakter kita akan berubah? apakah Allah sudah berlaku tidak adil terhadap kita? atau apakah hal tersebut bisa menjadi ajang koreksi diri karena barangkali memang belum waktunya kita meraih impian itu? its all about how we react with all the things that comes to us... my question is, how smart are you handle that?
yang gw maksud di poin kedua adalah bahwa orang cenderung terlalu fokus terhadap suatu permasalahan yang sedang dihadapi sehingga segala aspek yang dia lihat akan cenderung bersifat subjektif... terkadang satu kepala yang pintar belum tentu lebih baik dari dua kepala atau lebih yang biasa-biasa saja... all im saying is, let me explain it with example...
seorang psikolog hebat — yang ahli di dalam menangani permasalahan yang dihadapi pasiennya, sedang menghadapi persoalan yang pelik yang bahkan dirinya sebagai seorang psikolog hebat belum tentu bisa mengatasi problemnya sendiri... why is that? klo mau ambil jawaban gampang sih, mungkin gw tinggal bilang, "psikolog juga kan manusia..." tapi bukan itu... kita gak bisa menampik kenyataan bahwa orang yang terhebat sekalipun belum tentu bisa mengatasi permasalahan yang dia hadapi secara sendirian... itulah kenapa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi merupakan sesuatu yang membuat berpikir kreatif, melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda sehingga menjadikan diri kita menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah... kita tidak sendiri hidup di dunia ini, maka berbaurlah, tetapi juga siap bersaing untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik... thats the essence of life...
poin ketiga, sebagai lanjutan dari poin pertama... apabila segala sesuatu gak berjalan dengan semestinya, kita mesti punya back up plan... bersiap2 menghadapi segala sesuatu di luar kehendak kita... do u realize how much benefit u could take if that three point has been implemented in your life? hmmm...
semua jerih payah, impian & harapan serta tujuan kita akan bergantung pada keputusan Allah SWT... tapi bagaimana jika Allah masih belum mengabulkan itu semua? apakah semangat di saat kita berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan akan pupus begitu saja? apakah karakter kita akan berubah? apakah Allah sudah berlaku tidak adil terhadap kita? atau apakah hal tersebut bisa menjadi ajang koreksi diri karena barangkali memang belum waktunya kita meraih impian itu? its all about how we react with all the things that comes to us... my question is, how smart are you handle that?
yang gw maksud di poin kedua adalah bahwa orang cenderung terlalu fokus terhadap suatu permasalahan yang sedang dihadapi sehingga segala aspek yang dia lihat akan cenderung bersifat subjektif... terkadang satu kepala yang pintar belum tentu lebih baik dari dua kepala atau lebih yang biasa-biasa saja... all im saying is, let me explain it with example...
seorang psikolog hebat — yang ahli di dalam menangani permasalahan yang dihadapi pasiennya, sedang menghadapi persoalan yang pelik yang bahkan dirinya sebagai seorang psikolog hebat belum tentu bisa mengatasi problemnya sendiri... why is that? klo mau ambil jawaban gampang sih, mungkin gw tinggal bilang, "psikolog juga kan manusia..." tapi bukan itu... kita gak bisa menampik kenyataan bahwa orang yang terhebat sekalipun belum tentu bisa mengatasi permasalahan yang dia hadapi secara sendirian... itulah kenapa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi merupakan sesuatu yang membuat berpikir kreatif, melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda sehingga menjadikan diri kita menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah... kita tidak sendiri hidup di dunia ini, maka berbaurlah, tetapi juga siap bersaing untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik... thats the essence of life...
poin ketiga, sebagai lanjutan dari poin pertama... apabila segala sesuatu gak berjalan dengan semestinya, kita mesti punya back up plan... bersiap2 menghadapi segala sesuatu di luar kehendak kita... do u realize how much benefit u could take if that three point has been implemented in your life? hmmm...
Thursday, May 28, 2009
~*kamar-kamar di surga*~
Rasulullah S.A.W pernah bersabda bahwa di dalam surga itu terbagi dalam kamar-kamar. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan di dalamnya yang sangat menyenangkan. Di dalamnya pula terdapat pemandangan yang tidak pernah dilihat di dunia dan terdapat satu hiburan yang tidak pernah dirasakan manusia di dunia.
"Untuk siapa kamar-kamar itu wahai Rasulullah S.A.W?" tanya para sahabat.
"Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa serta solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya."
"Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia berarti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu berarti termasuk orang-orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang solat Isya' dan Subuh secara berjemaah, dengan begitu berarti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap." Begitu Nabi menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.
"Untuk siapa kamar-kamar itu wahai Rasulullah S.A.W?" tanya para sahabat.
"Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa serta solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya."
"Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia berarti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu berarti termasuk orang-orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang solat Isya' dan Subuh secara berjemaah, dengan begitu berarti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap." Begitu Nabi menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.
~*berpisahnya roh dari jasad*~

Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, "Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, "Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin." Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.
Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah dalam hatiku dan aku berkata, "Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya." Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.
Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya, "Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?" Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W bertanya, "Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?" Kataku, "Tunjukkan wahai Rasulullah!"
Rasulullah S.A.W berkata, "Engkaulah katakan!," Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya sama-sama bersedih hati di belakangnya. Mereka sama-sama berkata, "Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: "Aduhai anak!"
Rasulullah S.A.W bertanya lagi: "Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali. Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada Allah berserta dengan segala amal perbuatannya." Rasulullah S.A.W bertanya lagi, "Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah, "Hanya Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih tahu."
Maka bersabda Rasulullah S.A.W : "Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk emmandikannya. Maka keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.
Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar. Maka berkata roh, "Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut." Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, "Wahai orang yang memandikan akan roh Allah, janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh," Dan jika merea memandikan, maka berkata roh: "Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh."
Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kafan serta tempat kedua telapaknya sudah diikat, maka mayat memanggil, "Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku tidakakan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat."
Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, "Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama-lamanya."
Apabila mayat diletakkan ke dalam keranda, maka berkata lagi mayat, "Demi Allah, wahai jemaahku, janganlah kamu percepatkan aku sehingga aku mendengar suara ahliku, anak-anakku dan kaum keluargaku. Sesungguhnya hari ini ialah hari perpisahanku dengan mereka sehingga hari kiamat."
~*anak kecil yang takut api neraka*~
Dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa ada seorang lelaki tua sedang berjalan-jalan di tepi sungai, sedang dia berjalan-jalan dia terpandang seorang anak kecil sedang mengambil wudhu' sambil menangis.
Apabila orang tua itu melihat anak kecil tadi menangis, dia pun berkata, "Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?"
Maka berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik saya telah membaca ayat al-Qur'an sehingga sampai kepada ayat yang berbunyi, "Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum" yang bermaksud, " Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu." Saya menangis sebab saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka."
Berkata orang tua itu, "Wahai anak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukkan ke dalm api neraka."
Berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik, pakcik adalah orang yang berakal, tidakkah pakcik lihat kalau orang menyalakan api maka yang pertama sekali yang mereka akan letakkan ialah ranting-ranting kayu yang kecil dahulu kemudian baru mereka letakkan yang besar. Jadi tentulah saya yang kecil ini akan dibakar dahulu sebelum dibakar orang dewasa."
Berkata orang tua itu, sambil menangis, "Sesungguh anak kecil ini lebih takut kepada neraka daripada orang yang dewasa maka bagaimanakah keadaan kami nanti?"
Apabila orang tua itu melihat anak kecil tadi menangis, dia pun berkata, "Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?"
Maka berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik saya telah membaca ayat al-Qur'an sehingga sampai kepada ayat yang berbunyi, "Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum" yang bermaksud, " Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu." Saya menangis sebab saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka."
Berkata orang tua itu, "Wahai anak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukkan ke dalm api neraka."
Berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik, pakcik adalah orang yang berakal, tidakkah pakcik lihat kalau orang menyalakan api maka yang pertama sekali yang mereka akan letakkan ialah ranting-ranting kayu yang kecil dahulu kemudian baru mereka letakkan yang besar. Jadi tentulah saya yang kecil ini akan dibakar dahulu sebelum dibakar orang dewasa."
Berkata orang tua itu, sambil menangis, "Sesungguh anak kecil ini lebih takut kepada neraka daripada orang yang dewasa maka bagaimanakah keadaan kami nanti?"
Tuesday, May 26, 2009
~*solitude --> nausea*~
torture...
how many peoples said that "time will heals the wound?"
b/c of the fact that its just an irony if looked at the time has passed and then we've come to realize "its mustve been that hurt"... rite??
as for me now, must live as myself...
how many time the past has approached u?
is it once a day, an hour, a minute, or even a second??
so how does the past affecting u till now??
for me... it changed me completely...
i felt uneasy now...
when u have something in ur mind, but then u realize it will be ur silent secret till ur death, will u regret it for not to tell someone??
God, i think solitude was messing me around...
pray..
pray,,
and be grateful :-)
how many peoples said that "time will heals the wound?"
b/c of the fact that its just an irony if looked at the time has passed and then we've come to realize "its mustve been that hurt"... rite??
as for me now, must live as myself...
how many time the past has approached u?
is it once a day, an hour, a minute, or even a second??
so how does the past affecting u till now??
for me... it changed me completely...
i felt uneasy now...
when u have something in ur mind, but then u realize it will be ur silent secret till ur death, will u regret it for not to tell someone??
God, i think solitude was messing me around...
pray..
pray,,
and be grateful :-)
~*two words*~
I didn't know it was love, it slowly settled upon me...
With a smile like the day's sunlight, you come my way...
I thought it might be love, it quietly crept up!!!
With eyes like the moonlight, you're smiling...
I say I want to know...
When I see you I begin to shake with nervousness,
no matter how I try to turn away and tell myself it isn't true.
I'm so in love with you...
But in the end, it's you....
I can't have it...
but when I see you, my heart is struck with pain...
No matter how I erase and forget,
I'm left with the words: in the end it wasn't me...
I know now that I've become so much like you...
When I see you, I smile...
No matter how I erase and forget,
in the end it wasn't me...
Smile again, though many things will change...
like my appearance and these old memories...
smile again despite the past days of hardships...
I've prepared something just for you. I can't let you go...
Can't you, please, look my way?
I'm standing here like this behind you,
laughing even though it hurts, smiling even though I'm sad...
I'm so in love with you, I'm right here...
Will you listen now?
To these words that I'm carefully taking out?
that I try to carefully take out,
no matter how I try to turn away and say it isn't true,
I'm left repeating these words by myself,
stay by my side, please stay...
With a smile like the day's sunlight, you come my way...
I thought it might be love, it quietly crept up!!!
With eyes like the moonlight, you're smiling...
I say I want to know...
When I see you I begin to shake with nervousness,
no matter how I try to turn away and tell myself it isn't true.
I'm so in love with you...
But in the end, it's you....
I can't have it...
but when I see you, my heart is struck with pain...
No matter how I erase and forget,
I'm left with the words: in the end it wasn't me...
I know now that I've become so much like you...
When I see you, I smile...
No matter how I erase and forget,
in the end it wasn't me...
Smile again, though many things will change...
like my appearance and these old memories...
smile again despite the past days of hardships...
I've prepared something just for you. I can't let you go...
Can't you, please, look my way?
I'm standing here like this behind you,
laughing even though it hurts, smiling even though I'm sad...
I'm so in love with you, I'm right here...
Will you listen now?
To these words that I'm carefully taking out?
that I try to carefully take out,
no matter how I try to turn away and say it isn't true,
I'm left repeating these words by myself,
stay by my side, please stay...
Sunday, May 24, 2009
~*just because...*~
just because u may have ur dream come true, it doesnt have to be so arrogant, rite??
today, is the day that...
lots of f***ing idea...
arrayo?? when my blood comes to my vein all over my body, it just make me burnout of nothing...
nothing...
nonetheless...
am i being masochists rite now? all i can see today is all fake, immature, and unbelievable...
just like inoue mao said...
"ARIENAI ITSUNOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!"
umm..
lets begin to discuss bout other peoples live...
my classmate... lets say she's 'S'
S maybe will be get engaged with her BF on June 4th..
but, it cant be done b/c her BF got accident and he cant be helped..
God.. why do U took away someone's life that only one step away through happiness in their life??
its a Gods secret...
as for me, no one knows when we're gonna died...
pain, sad, nausea... thats all peoples through...
happiness, glad, leisure... thats all peoples aim...
for what so called "lifes to get heaven", we must take the "hell" parts 1st...
i aint nothin to do rite now...
just because...
today, is the day that...
lots of f***ing idea...
arrayo?? when my blood comes to my vein all over my body, it just make me burnout of nothing...
nothing...
nonetheless...
am i being masochists rite now? all i can see today is all fake, immature, and unbelievable...
just like inoue mao said...
"ARIENAI ITSUNOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!"
umm..
lets begin to discuss bout other peoples live...
my classmate... lets say she's 'S'
S maybe will be get engaged with her BF on June 4th..
but, it cant be done b/c her BF got accident and he cant be helped..
God.. why do U took away someone's life that only one step away through happiness in their life??
its a Gods secret...
as for me, no one knows when we're gonna died...
pain, sad, nausea... thats all peoples through...
happiness, glad, leisure... thats all peoples aim...
for what so called "lifes to get heaven", we must take the "hell" parts 1st...
i aint nothin to do rite now...
just because...
"tomorrows sun will be rise tomorrow, so i dont want to think about anything today"
Friday, May 22, 2009
~*when the vision comes 2 mission..*~
1st hesitate... and then become struggle...
i dunno whats the different between life for work or work for life...
even if its the same, dunno why im still confused too...
oooo God, cant hardly wait for 2morro..
i dunno whats the different between life for work or work for life...
even if its the same, dunno why im still confused too...
oooo God, cant hardly wait for 2morro..
Wednesday, May 06, 2009
Monday, May 04, 2009
~*NYANYIAN KEHIDUPAN*~
Aku adalah pendamping cinta
Akulah anggur jiwa, makanan hati
Aku adalah bunga yang membuka hatinya ketika hari masih pagi
Seorang pria menarikku, menciumku dan menuntunku ke dalam dadanya
Akulah rumah kebahagiaan, sumber kesenangan
Akulah awal dari kedamaian senyuman manis di bibir seorang gadis
Seorang pemuda memandangiku dan kemudian dia lupa dengan kekasihnya
Kehidupannya menjadi sebuah panggung mimpi-mimpi kesenangan
Akulah inspirasi para penyair
Penuntun para seniman dan guru para pemusik
Akulah tatapan mata seorang bayi
Ibu yang mencintainya memandanginya dan bersujud dalam doa
Dan pujian di hadapan Tuhan
Aku, seperti sang waktu
Membangun siang hari dan menghancurkan malam hari
Akulah Tuhan
Yang menganugerahkan kehidupan dan kematian
Aku lebih lembut daripada helaan napas bunga lembayung
Lebih dahsyat daripada badai
Akulah kenyataan, wahai manusia...
Akulah kenyataan...
Dan aku adalah kebaikan yang tidak engkau ketahui
Akulah anggur jiwa, makanan hati
Aku adalah bunga yang membuka hatinya ketika hari masih pagi
Seorang pria menarikku, menciumku dan menuntunku ke dalam dadanya
Akulah rumah kebahagiaan, sumber kesenangan
Akulah awal dari kedamaian senyuman manis di bibir seorang gadis
Seorang pemuda memandangiku dan kemudian dia lupa dengan kekasihnya
Kehidupannya menjadi sebuah panggung mimpi-mimpi kesenangan
Akulah inspirasi para penyair
Penuntun para seniman dan guru para pemusik
Akulah tatapan mata seorang bayi
Ibu yang mencintainya memandanginya dan bersujud dalam doa
Dan pujian di hadapan Tuhan
Aku, seperti sang waktu
Membangun siang hari dan menghancurkan malam hari
Akulah Tuhan
Yang menganugerahkan kehidupan dan kematian
Aku lebih lembut daripada helaan napas bunga lembayung
Lebih dahsyat daripada badai
Akulah kenyataan, wahai manusia...
Akulah kenyataan...
Dan aku adalah kebaikan yang tidak engkau ketahui
Subscribe to:
Posts (Atom)



