Showing posts with label reflection. Show all posts
Showing posts with label reflection. Show all posts
Tuesday, August 14, 2012
~*what if....*~
one day in your life
you'll remember the love you found here
you'll remember me somehow
though you don't need me now
I will stay in your heart
and when things fall apart
you'll remember one day...
one day in your life
when you found that you're always waiting
for a love we used to share...
just call my name, and I'll be there....
you'll remember me somehow...
"The bitterest tears shed over graves are for words left unsaid and deeds left undone. There is a sacredness in tears. They are not the mark of weakness but of power. They are messengers of overwhelming grief and of unspeakable love."
Wednesday, April 13, 2011
~*saat senggang*~
hari ini...
berat banget...
sedih karena tidak menemukan tempat untuk ditumpahkan
kecewa karena merasa dimanfaatkan
heran karena sudah tersakiti masih mencoba memaafkan
sakit karena penyakitku tak kunjung sembuh
letih karena faktor fisik dan emosional menyatu jadi satu
marah karena sesuatu mengoyak harga diri
banyak banget ya keluhan gw?
ternyata perasaan di atas timbul karena gw kurang merasa bersyukur
God, i already knew that everything happen with major cause...
but why do i keep mumbling all the time??
berat banget...
sedih karena tidak menemukan tempat untuk ditumpahkan
kecewa karena merasa dimanfaatkan
heran karena sudah tersakiti masih mencoba memaafkan
sakit karena penyakitku tak kunjung sembuh
letih karena faktor fisik dan emosional menyatu jadi satu
marah karena sesuatu mengoyak harga diri
banyak banget ya keluhan gw?
ternyata perasaan di atas timbul karena gw kurang merasa bersyukur
God, i already knew that everything happen with major cause...
but why do i keep mumbling all the time??
Monday, October 11, 2010
Ensiklopedi: Darimana Datangnya Besi
Salah satu materi yang kita bersama pahami bermanfaat untuk banyak hal dalam kontruksi adalah besi. Dari materi ini sebenarnya merupakan salah satu diantara anugrah Allah yang tak terhitung itu. Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:
"...Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Hadid :25)
Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.
Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.
Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang,bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.
Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.
Subhanallah. Betapa Al Quran menjelaskan banyak hal. Nikmat Allah manalagi yang kita ragukan?
(sumber: keajaibanquran.com)
"...Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Hadid :25)
Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.
Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.
Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang,bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.
Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.
Subhanallah. Betapa Al Quran menjelaskan banyak hal. Nikmat Allah manalagi yang kita ragukan?
(sumber: keajaibanquran.com)
Tuesday, October 05, 2010
Ensiklopedi: Gunung. Lapisan Bumi dan Gempa (II)
Dalam sebuah ayat, Allah berfirman bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak. "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS An Naml:88)
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. (sebagaimana telah disinggung kemarin). Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, para ilmuwan menemukan bahwa benua-benua menyatu pada masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauh.
Sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan. Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: Dalam kalamNya, Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah 'continental drift' atau 'gerakan mengapung dari benua' untuk gerakan kerak bumi ini. Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur'an bahwa fakta ilmiah ini telah dinyatakan dalam Al Qur'an jauh sebelum ilmu pengetahuan mampu menyimaknya.
Sungguh Maha Besar Allah. Tiada sia-sia yang diciptakanNya. "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal ; (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka tetap memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya Tuhan Kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini sia-sia, Mahasuci Engkau, lindungi kami dari azab neraka". (QS Ali Imran:190-191)
Ya Allah jadikan kami pecinta Mu
(Sumber: Rahamanhadiq; keajaibanalquran.com)
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. (sebagaimana telah disinggung kemarin). Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, para ilmuwan menemukan bahwa benua-benua menyatu pada masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauh.
Sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan. Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: Dalam kalamNya, Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah 'continental drift' atau 'gerakan mengapung dari benua' untuk gerakan kerak bumi ini. Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur'an bahwa fakta ilmiah ini telah dinyatakan dalam Al Qur'an jauh sebelum ilmu pengetahuan mampu menyimaknya.
Sungguh Maha Besar Allah. Tiada sia-sia yang diciptakanNya. "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal ; (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka tetap memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya Tuhan Kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini sia-sia, Mahasuci Engkau, lindungi kami dari azab neraka". (QS Ali Imran:190-191)
Ya Allah jadikan kami pecinta Mu
(Sumber: Rahamanhadiq; keajaibanalquran.com)
Thursday, August 26, 2010
MUHASABAH
Yaa,,Bashiir ( Yang Maha Melihat )
Kulangkahkan kakiku karena Engkau
Kuserahkan semua urusanku hari ini hanya kepadaMu
Kuserahkan keselamatanku ditanganMu
Kuserahkan ketetapan untukku hanya padaMu
KepadaMulah semua urusan ku kembalikan
Bimbinglah aku dalam setiap langkahku ditempat transit ini
Jika dalam perjalanan ini ada kerikil kerikil penghalang
Bantu aku memindahkannya
Agar aku dan yang lainnya terhindar dari bahayanya
Agar aku tak tersandung kerikil penghalang itu
Agar aku bisa kembali kepadaMu dengan selamat sesuai rute yang Engkau tentukan
Amin..
Kulangkahkan kakiku karena Engkau
Kuserahkan semua urusanku hari ini hanya kepadaMu
Kuserahkan keselamatanku ditanganMu
Kuserahkan ketetapan untukku hanya padaMu
KepadaMulah semua urusan ku kembalikan
Bimbinglah aku dalam setiap langkahku ditempat transit ini
Jika dalam perjalanan ini ada kerikil kerikil penghalang
Bantu aku memindahkannya
Agar aku dan yang lainnya terhindar dari bahayanya
Agar aku tak tersandung kerikil penghalang itu
Agar aku bisa kembali kepadaMu dengan selamat sesuai rute yang Engkau tentukan
Amin..
Sunday, August 15, 2010
Rahasia Iblis
Edisi ini saya akan berbagi tentang satu hadits panjang yang luar biasa dahsyat maknanya. Saya yakin cukup dengan satu hadits ini jika setiap kita membaca, menyelami dan mengamalkannya dengan baik insya Allah kita akan menjadi mukmin sejati. Tak perlu berpanjang, berikut kutipan lengkapnya.
Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: "Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku." Rasulullah bersabda: "Tahukah kalian siapa yang memanggil?" Kami menjawab: "Allah dan rasulNya yang lebih tahu". Beliau melanjutkan, "Itu iblis, laknat Allah bersamanya".
Umar bin Khattab berkata: "izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah". Nabi menahannya: "Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik."
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: "Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin",
Rasulullah SAW lalu menjawab: "Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?" Iblis menjawab: "Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa". "Siapa yang memaksamu? " "Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin".
"Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh".
Orang yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: "Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?" Iblis segera menjawab: "Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci."
"Siapa selanjutnya?" tanya Rasulullah.
"Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT."
"Lalu siapa lagi?"
"Orang Alim dan wara' (Loyal)"
"Lalu siapa lagi?"
"Orang yang selalu bersuci."
"Siapa lagi?"
"Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain."
"Apa tanda kesabarannya?"
" Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar".
"Selanjutnya apa?"
"Orang kaya yang bersyukur"
"Apa tanda kesyukurannya?"
"Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya."
"Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?"
"Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam."
"Umar bin Khattab?"
"Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur."
"Usman bin Affan?"
"Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya."
"Ali bin Abi Thalib?"
" Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu." (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis
"Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak saalat?"
"Aku merasa panas dingin dan gemetar."
"Kenapa?"
"Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat."
"Jika seorang umatku berpuasa?"
"Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka."
"Jika ia berhaji?"
"Aku seperti orang gila."
"Jika ia membaca Alquran?"
"Aku merasa meleleh laksana timah di atas api."
"Jika ia bersedekah?"
"Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji."
"Mengapa bisa begitu?"
"Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya."
"Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?"
"Suara kuda perang di jalan Allah."
"Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?"
"Taubat orang yang bertaubat."
"Apa yang dapat membakar hatimu?"
"Istighfar di waktu siang dan malam."
"Apa yang dapat mencoreng wajahmu?"
"Sedekah yang diam - diam."
"Apa yang dapat menusuk matamu?"
"Salat fajar"
"Apa yang dapat memukul kepalamu?"
"Saalat berjamaah."
"Apa yang paling mengganggumu?"
"Majelis para ulama."
"Bagaimana cara makanmu?"
"Dengan tangan kiri dan jariku."
"Dimanakah kau menaungi anak - anakmu di musim panas?"
"Di bawah kuku manusia."
Manusia yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya: "Siapa temanmu wahai Iblis?"
"Pemakan riba"
"Siapa sahabatmu?"
"Pezina"
"Siapa teman tidurmu?"
"Pemabuk"
"Siapa tamumu?"
"Pencuri"
"Siapa utusanmu?"
"Tukang sihir"
"Apa yang membuatmu gembira?"
"Bersumpah dengan cerai"
"Siapa kekasihmu?"
"Orang yang meninggalkan salat Jumaat"
"Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?"
"Orang yang meninggalkan salatnya dengan sengaja"
Iblis Tidak Berdaya di Hadapan Orang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda: "Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu."
Iblis segera menimpali: " tidak, tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.
Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas."
"Siapa orang yang ikhlas menurutmu?"
"Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku."
Iblis Dibantu oleh 70.000 anak - anaknya
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak-anak muda, sebagian untuk menganggu orang-orang tua, sebagian untuk menggangu wanta-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada salat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu salat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.
Syaithan juga berkata, "keluarkan tanganmu", lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak-anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.
Cara Iblis Menggoda
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur salat. Setiap ia hendak berdiri untuk salat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan salat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia salat. Namun aku bisikkan ke telinganya 'lihat kiri dan kananmu', ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan 'salatmu tidak sah'. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam salatnya akan dipukul.
Jika ia salat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Ia pun salat seperti ayam yang mematuk beras.
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia salat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal salatnya dan wajahnya akan diubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam salat.
Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedangan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan salat. Aku katakan padanya, "kamu tidak wajib salat, salat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau salat."
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan salat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?"
10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT
"Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?"
"10 macam"
"Apa saja?"
"Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, "Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan." (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, "Orang - orang boros adalah saudara - saudara syaithan. " (QS Al-Isra : 27)
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, "silahkan", aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata: "Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda."
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat: "mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT" (QS Hud :118 - 119). Juga membaca, " Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku" (QS Al-Ahzab: 38)
Iblis lalu berkata: " Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong."
Diolah oleh Tim Rumah Zakat Indonesia
Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: "Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku." Rasulullah bersabda: "Tahukah kalian siapa yang memanggil?" Kami menjawab: "Allah dan rasulNya yang lebih tahu". Beliau melanjutkan, "Itu iblis, laknat Allah bersamanya".
Umar bin Khattab berkata: "izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah". Nabi menahannya: "Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik."
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: "Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin",
Rasulullah SAW lalu menjawab: "Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?" Iblis menjawab: "Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa". "Siapa yang memaksamu? " "Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin".
"Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh".
Orang yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: "Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?" Iblis segera menjawab: "Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci."
"Siapa selanjutnya?" tanya Rasulullah.
"Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT."
"Lalu siapa lagi?"
"Orang Alim dan wara' (Loyal)"
"Lalu siapa lagi?"
"Orang yang selalu bersuci."
"Siapa lagi?"
"Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain."
"Apa tanda kesabarannya?"
" Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar".
"Selanjutnya apa?"
"Orang kaya yang bersyukur"
"Apa tanda kesyukurannya?"
"Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya."
"Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?"
"Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam."
"Umar bin Khattab?"
"Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur."
"Usman bin Affan?"
"Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya."
"Ali bin Abi Thalib?"
" Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu." (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis
"Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak saalat?"
"Aku merasa panas dingin dan gemetar."
"Kenapa?"
"Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat."
"Jika seorang umatku berpuasa?"
"Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka."
"Jika ia berhaji?"
"Aku seperti orang gila."
"Jika ia membaca Alquran?"
"Aku merasa meleleh laksana timah di atas api."
"Jika ia bersedekah?"
"Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji."
"Mengapa bisa begitu?"
"Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya."
"Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?"
"Suara kuda perang di jalan Allah."
"Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?"
"Taubat orang yang bertaubat."
"Apa yang dapat membakar hatimu?"
"Istighfar di waktu siang dan malam."
"Apa yang dapat mencoreng wajahmu?"
"Sedekah yang diam - diam."
"Apa yang dapat menusuk matamu?"
"Salat fajar"
"Apa yang dapat memukul kepalamu?"
"Saalat berjamaah."
"Apa yang paling mengganggumu?"
"Majelis para ulama."
"Bagaimana cara makanmu?"
"Dengan tangan kiri dan jariku."
"Dimanakah kau menaungi anak - anakmu di musim panas?"
"Di bawah kuku manusia."
Manusia yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya: "Siapa temanmu wahai Iblis?"
"Pemakan riba"
"Siapa sahabatmu?"
"Pezina"
"Siapa teman tidurmu?"
"Pemabuk"
"Siapa tamumu?"
"Pencuri"
"Siapa utusanmu?"
"Tukang sihir"
"Apa yang membuatmu gembira?"
"Bersumpah dengan cerai"
"Siapa kekasihmu?"
"Orang yang meninggalkan salat Jumaat"
"Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?"
"Orang yang meninggalkan salatnya dengan sengaja"
Iblis Tidak Berdaya di Hadapan Orang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda: "Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu."
Iblis segera menimpali: " tidak, tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.
Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas."
"Siapa orang yang ikhlas menurutmu?"
"Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku."
Iblis Dibantu oleh 70.000 anak - anaknya
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak-anak muda, sebagian untuk menganggu orang-orang tua, sebagian untuk menggangu wanta-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada salat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu salat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.
Syaithan juga berkata, "keluarkan tanganmu", lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak-anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.
Cara Iblis Menggoda
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur salat. Setiap ia hendak berdiri untuk salat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan salat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia salat. Namun aku bisikkan ke telinganya 'lihat kiri dan kananmu', ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan 'salatmu tidak sah'. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam salatnya akan dipukul.
Jika ia salat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Ia pun salat seperti ayam yang mematuk beras.
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia salat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal salatnya dan wajahnya akan diubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam salat.
Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedangan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan salat. Aku katakan padanya, "kamu tidak wajib salat, salat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau salat."
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan salat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?"
10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT
"Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?"
"10 macam"
"Apa saja?"
"Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, "Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan." (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, "Orang - orang boros adalah saudara - saudara syaithan. " (QS Al-Isra : 27)
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, "silahkan", aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata: "Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda."
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat: "mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT" (QS Hud :118 - 119). Juga membaca, " Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku" (QS Al-Ahzab: 38)
Iblis lalu berkata: " Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong."
Diolah oleh Tim Rumah Zakat Indonesia
Thursday, August 05, 2010
~*reminder*~
Di kehidupan kita ini..
Kadang kala kita sampai pada suatu titik
dimana kita tidak tau musti ngapain..
dimana kita ngga tau musti ke kiri atau ke kanan?
Tapi jika kita mau terus berusaha...
Titik terang itu akan datang...
Tidak selamanya kita akan mendapatkan panduan ini itu..
Tidak selamanya kita akan mendapatkan bantuan dari orang lain...
Kita harus bisa mandiri.. berusaha sendiri.. memecahkan puzzle
kehidupan...
duhh berat ya bahasanya hihi...
Tapi intinya gitu deh EVI...
Semua masalah pasti ada jalan keluarnya..
Tinggal kita bisa bertahan berapa lama untuk mencapainya?
Seperti Albert Einstein pernah bilang:
"It's not that I am so smart, it's just I stayed with
problems longer...."
Kadang kala kita sampai pada suatu titik
dimana kita tidak tau musti ngapain..
dimana kita ngga tau musti ke kiri atau ke kanan?
Tapi jika kita mau terus berusaha...
Titik terang itu akan datang...
Tidak selamanya kita akan mendapatkan panduan ini itu..
Tidak selamanya kita akan mendapatkan bantuan dari orang lain...
Kita harus bisa mandiri.. berusaha sendiri.. memecahkan puzzle
kehidupan...
duhh berat ya bahasanya hihi...
Tapi intinya gitu deh EVI...
Semua masalah pasti ada jalan keluarnya..
Tinggal kita bisa bertahan berapa lama untuk mencapainya?
Seperti Albert Einstein pernah bilang:
"It's not that I am so smart, it's just I stayed with
problems longer...."
Thursday, July 29, 2010
~*bawalah cintaku*~
Sumpah tak ada lagi
Kesempatan untuk ku
Bisa bersamamu
Kini ku tau
Bagaimana cara ku
Untuk dapat trus denganmu
Bawalah pergi cintaku
Pada ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta
Di sini ku pun begitu
Trus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan
Kita nanti
Kesempatan untuk ku
Bisa bersamamu
Kini ku tau
Bagaimana cara ku
Untuk dapat trus denganmu
Bawalah pergi cintaku
Pada ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta
Di sini ku pun begitu
Trus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan
Kita nanti
Sunday, December 13, 2009
~*mario teguh super note: keraguan untuk memperbarui keadaan adalah ketegasan untuk mempertahankan apa pun yang lama*~
Bacalah ini seperti Anda mengatakannya kepada saudara yang lebih muda.
...........
Adikku yang kehidupan indahnya telah disiapkan oleh Tuhan,telah beberapa kali bayangan wajahmu berkelebat dalam mimpiku, terkadang engkau berjalan gagah, tetapi lebih sering akhir-akhir ini aku melihatmu berjalan tertunduk seolah mencari sesuatu di bawah, tetapi tampak dalam pikiranku bahwa rasa dari harapanmu mengarah ke atas.
Dan engkau datang kepadaku dan bertanya, mengapakah kehidupan ini tidak berlaku ramah kepadamu?
Mengapakah kehidupan mengabaikan harapan dan keluhanmu?
Dan engkau mencurigai, ada sesuatu dalam kehidupan ini yang menghalangi doa dan permintaanmu, agar Tuhan tak mendengar ratapan hatimu yang merindukan penyelamatan.
Ketahuilah adikku yang hatinya baik,
Tiada yang dapat menghalangi pengetahuan Tuhan atas harapan hatimu. Tuhan telah mendengar keluhan dan harapanmu, bahkan jauh sebelum engkau menyadari ketidak-nyamanan dari keadaanmu.
Ketahuilah, bahwa salah satu tanda bahwa Beliau menyayangimu, adalah engkau dimasukkan ke dalam suatu keadaan yang membuatmu sadar, bahwa kemampuanmu tidak cukup bagi keharusanmu untuk hidup seindah harapanmu.
Sebetulnya, saat pertama engkau menyadari bahwa kemampuanmu tidak cukup untuk menaikkanmu ke taraf kehidupan yang kau impikan itu, Tuhan sudah menyiapkan penambah kekuatanmu, yang segera akan menjadi milikmu, jika engkau segera menggerakkan badanmu untuk bekerja dengan niatan memperbaiki kehidupanmu.
Tetapi, engkau - sering kali, bukannya segera bertindak karena perasaan tertinggal mu itu, engkau justru berlemah-lutut dan bertanya mengapa engkau yang diberikan kesulitan?
Cepat sekali engkau merinci siapa saja yang hidupnya lebih baik dari mu, karena mereka mendapatkan banyak kelebihan yang mudah.
Engkau melihat demikian banyaknya kekurangan dan kelemahan, yang dengan tidak adil dikenakan kepadamu.
...........
Dan ini yang aku pujikan kepadamu, adikku yang lucu dan mudah aku sayangi,
Engkau sangat kreatif sekali, karena engkau sebetulnya membandingkan kemudahan orang lain dengan kesulitanmu, dan engkau menyandingkan kekuatan orang lain dengan kelemahanmu.
Aku akui, tidak ada cara lebih cerdas dari itu, dalam membuat dirimu menuai kekuatan kesedihan yang hebat.
Engkau sangat kreatif sekali.
Jika engkau cemberut sambil tersenyum karena ini, engkau memiliki bakat yang baik untuk menegakkan dirimu dan menjadikannya pemenang yang anggun.
Sekarang,
Mau tahu caranya mensyukuri diri dan kehidupanmu, apa pun keadaanmu sekarang?
Begini,
Rincikanlah semua ke-bisa-an dan kekuatanmu, terutama yang selama ini kau abaikan.
Uraikanlah semua hal yang kau banggakan, walau pun sekecil-kecilnya hal yang belum pantas untuk dibanggakan.
Susunlah daftar dari kemudahan dan kebetulan yang kau dapatkan, yang selama ini sulit dicapai oleh orang lain.
Temukanlah sinar-sinar kasih sayang dari keluarga dan kerabatmu, yang diberikan kepadamu, tanpa menuntut kepantasan darimu untuk disayangi. Kasih sayang seperti itu belum tentu dimiliki oleh orang paling kaya di dunia.
Meskipun belum banyak sekali, tetapi pasti ada satu atau dua orang yang menghormati mu. Nah... bergelimanglah dalam kesyukuran yang anggun dalam penghormatan mereka, karena yang paling berkuasa di negeri ini pun telah pernah direndahkan jauh lebih parah dari yang mungkin dilakukan kepadamu.
Lalu, bandingkanlah semua yang telah diberikan kepadamu oleh kehidupan, dengan apa saja yang telah kau sumbangkan bagi kehidupan.
Apakah yang kau harapkan diberikan oleh kemanusiaan kepadamu, berdasarkan perhitungan yang jujur atas keuntungan yang kau sumbangkan kepada kemanusiaan?
Apakah ada kemungkinan bahwa engkau sebetulnya meminta lebih banyak dari yang sepantasnya kau terima?
Apakah engkau meminta untuk disegerakan kenyamanan mu, dari orang-orang yang kau lambatkan pelayanan mu?
Apakah engkau meminta untuk dilebihkan oleh orang-orang yang kau kurangi haknya?
Apakah engkau marah menuntut kejujuran dari mereka yang tidak kau jujuri?
Apakah engkau meminta perlakuan baik dari atasan yang kau cerca dan rendahkan dalam pikiranmu?
Apakah engkau menuntut keramahan dari pemimpin yang kau gunjing dan gosipkan di belakang punggungnya?
Ah ., bagaimana dengan keluargamu?
Apakah engkau mengharapkan penghormatan dari istri yang jarang kau ajak bicara itu?
Ataukah engkau mengeluhkan rasa masakan istri yang tidak pernah kau ajak dan manjakan di tempat-tempat makan enak yang kau akrabi bersama teman dan kolegamu?
Apakah engkau mengeluhkan udik-nya istrimu yang tak kau ijinkan membeli pakaian yang indah, yang kau larang berhias mencantikkan dirinya untukmu, yang kau tinggalkan di rumah berlama-hari dan berlarut-malam menantimu yang 'meeting' bersama orang-orang yang juga tidak menghargai pendapatmu?
Apakah engkau mengeluhkan rendahnya disiplin dan semangat anak-anakmu, yang sebetulnya jarang melihat teladan baik darimu?
Apakah engkau memprotes Tuhan yang kau kunjungi hanya jika engkau bersedih, dan segera melupakan-Nya setelah engkau terselamatkan?
Apakah engkau menginginkan kehidupan yang mulia, dengan pikiran dan pembayangan yang asyik masyuk mengenai hal-hal yang jika diketahui pasanganmu, engkau akan masuk dalam perang dunia ke 13 dan disiksa dalam neraka kemarahannya?
Hmm .. Lucu ya?
Tetapi itulah kehidupan, yang belum dibebaskan dari beban yang merendahkan, dari ikatan yang belum memerdekakan, dan dari noda yang belum mencemerlangkan.
Jika itu semua memisahkan kita dari kehidupan yang mudah, ringan, jernih, bebas, damai, dan penuh kecintaan,. mengapakah kita masih berkutat untuk mempertahankannya?
Apakah sebetulnya kesenangan yang kita harapkan dari menyimpan sedikit ketidak-bersihan pikiran dan menyisakan sedikit kekusaman hati?
Mengapakah sulit bagi kita untuk ikhlas melepaskan yang kita ketahui tidak memuliakan, dan membebaskan diri menjadi pribadi yang bersih pikirannya dan yang bening hatinya?
...........
Adikku yang hatinya rindu akan kehidupan yang indah dan mulia,
Sebetulnya, apakah yang masih kau ragukan?
Bebaskanlah dirimu dari yang tidak akan memuliakanmu.
Sahabatkanlah dirimu dengan semua yang berpihak kepada kekuatan dan kemandirian mu,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
.....
Sahabat saya yang dikasihi Tuhan,
Anda sangat dikasihi dan dicintai Tuhan. Apakah Anda tidak menemukan satu atau dua kata yang ditujukan kepada Anda dalam perbincangan kita hari ini?
Jika Anda bukan jiwa yang khusus, mengapakah masih selalu saja ada jiwa-jiwa baik yang memperlakukan Anda dengan penuh hormat?
Ingatlah, bahwa:
Keraguan untuk memperbarui keadaan adalah ketegasan untuk mempertahankan apa pun yang lama.
Maka tegaslah untuk yang memuliakan kehidupan Anda dan keluarga yang Anda kasihi.
Mudah-mudahan hari ini terbuka pintu-pintu rezeki yang lebih besar bagi Anda dan keluarga Anda terkasih, agar mudah bagi Anda untuk menyejahterakan dan membahagiakan jiwa-jiwa kecintaan Anda.
Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda tercinta.
Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.
Loving you all as always,
Mario Teguh
...........
Adikku yang kehidupan indahnya telah disiapkan oleh Tuhan,telah beberapa kali bayangan wajahmu berkelebat dalam mimpiku, terkadang engkau berjalan gagah, tetapi lebih sering akhir-akhir ini aku melihatmu berjalan tertunduk seolah mencari sesuatu di bawah, tetapi tampak dalam pikiranku bahwa rasa dari harapanmu mengarah ke atas.
Dan engkau datang kepadaku dan bertanya, mengapakah kehidupan ini tidak berlaku ramah kepadamu?
Mengapakah kehidupan mengabaikan harapan dan keluhanmu?
Dan engkau mencurigai, ada sesuatu dalam kehidupan ini yang menghalangi doa dan permintaanmu, agar Tuhan tak mendengar ratapan hatimu yang merindukan penyelamatan.
Ketahuilah adikku yang hatinya baik,
Tiada yang dapat menghalangi pengetahuan Tuhan atas harapan hatimu. Tuhan telah mendengar keluhan dan harapanmu, bahkan jauh sebelum engkau menyadari ketidak-nyamanan dari keadaanmu.
Ketahuilah, bahwa salah satu tanda bahwa Beliau menyayangimu, adalah engkau dimasukkan ke dalam suatu keadaan yang membuatmu sadar, bahwa kemampuanmu tidak cukup bagi keharusanmu untuk hidup seindah harapanmu.
Sebetulnya, saat pertama engkau menyadari bahwa kemampuanmu tidak cukup untuk menaikkanmu ke taraf kehidupan yang kau impikan itu, Tuhan sudah menyiapkan penambah kekuatanmu, yang segera akan menjadi milikmu, jika engkau segera menggerakkan badanmu untuk bekerja dengan niatan memperbaiki kehidupanmu.
Tetapi, engkau - sering kali, bukannya segera bertindak karena perasaan tertinggal mu itu, engkau justru berlemah-lutut dan bertanya mengapa engkau yang diberikan kesulitan?
Cepat sekali engkau merinci siapa saja yang hidupnya lebih baik dari mu, karena mereka mendapatkan banyak kelebihan yang mudah.
Engkau melihat demikian banyaknya kekurangan dan kelemahan, yang dengan tidak adil dikenakan kepadamu.
...........
Dan ini yang aku pujikan kepadamu, adikku yang lucu dan mudah aku sayangi,
Engkau sangat kreatif sekali, karena engkau sebetulnya membandingkan kemudahan orang lain dengan kesulitanmu, dan engkau menyandingkan kekuatan orang lain dengan kelemahanmu.
Aku akui, tidak ada cara lebih cerdas dari itu, dalam membuat dirimu menuai kekuatan kesedihan yang hebat.
Engkau sangat kreatif sekali.
Jika engkau cemberut sambil tersenyum karena ini, engkau memiliki bakat yang baik untuk menegakkan dirimu dan menjadikannya pemenang yang anggun.
Sekarang,
Mau tahu caranya mensyukuri diri dan kehidupanmu, apa pun keadaanmu sekarang?
Begini,
Rincikanlah semua ke-bisa-an dan kekuatanmu, terutama yang selama ini kau abaikan.
Uraikanlah semua hal yang kau banggakan, walau pun sekecil-kecilnya hal yang belum pantas untuk dibanggakan.
Susunlah daftar dari kemudahan dan kebetulan yang kau dapatkan, yang selama ini sulit dicapai oleh orang lain.
Temukanlah sinar-sinar kasih sayang dari keluarga dan kerabatmu, yang diberikan kepadamu, tanpa menuntut kepantasan darimu untuk disayangi. Kasih sayang seperti itu belum tentu dimiliki oleh orang paling kaya di dunia.
Meskipun belum banyak sekali, tetapi pasti ada satu atau dua orang yang menghormati mu. Nah... bergelimanglah dalam kesyukuran yang anggun dalam penghormatan mereka, karena yang paling berkuasa di negeri ini pun telah pernah direndahkan jauh lebih parah dari yang mungkin dilakukan kepadamu.
Lalu, bandingkanlah semua yang telah diberikan kepadamu oleh kehidupan, dengan apa saja yang telah kau sumbangkan bagi kehidupan.
Apakah yang kau harapkan diberikan oleh kemanusiaan kepadamu, berdasarkan perhitungan yang jujur atas keuntungan yang kau sumbangkan kepada kemanusiaan?
Apakah ada kemungkinan bahwa engkau sebetulnya meminta lebih banyak dari yang sepantasnya kau terima?
Apakah engkau meminta untuk disegerakan kenyamanan mu, dari orang-orang yang kau lambatkan pelayanan mu?
Apakah engkau meminta untuk dilebihkan oleh orang-orang yang kau kurangi haknya?
Apakah engkau marah menuntut kejujuran dari mereka yang tidak kau jujuri?
Apakah engkau meminta perlakuan baik dari atasan yang kau cerca dan rendahkan dalam pikiranmu?
Apakah engkau menuntut keramahan dari pemimpin yang kau gunjing dan gosipkan di belakang punggungnya?
Ah ., bagaimana dengan keluargamu?
Apakah engkau mengharapkan penghormatan dari istri yang jarang kau ajak bicara itu?
Ataukah engkau mengeluhkan rasa masakan istri yang tidak pernah kau ajak dan manjakan di tempat-tempat makan enak yang kau akrabi bersama teman dan kolegamu?
Apakah engkau mengeluhkan udik-nya istrimu yang tak kau ijinkan membeli pakaian yang indah, yang kau larang berhias mencantikkan dirinya untukmu, yang kau tinggalkan di rumah berlama-hari dan berlarut-malam menantimu yang 'meeting' bersama orang-orang yang juga tidak menghargai pendapatmu?
Apakah engkau mengeluhkan rendahnya disiplin dan semangat anak-anakmu, yang sebetulnya jarang melihat teladan baik darimu?
Apakah engkau memprotes Tuhan yang kau kunjungi hanya jika engkau bersedih, dan segera melupakan-Nya setelah engkau terselamatkan?
Apakah engkau menginginkan kehidupan yang mulia, dengan pikiran dan pembayangan yang asyik masyuk mengenai hal-hal yang jika diketahui pasanganmu, engkau akan masuk dalam perang dunia ke 13 dan disiksa dalam neraka kemarahannya?
Hmm .. Lucu ya?
Tetapi itulah kehidupan, yang belum dibebaskan dari beban yang merendahkan, dari ikatan yang belum memerdekakan, dan dari noda yang belum mencemerlangkan.
Jika itu semua memisahkan kita dari kehidupan yang mudah, ringan, jernih, bebas, damai, dan penuh kecintaan,. mengapakah kita masih berkutat untuk mempertahankannya?
Apakah sebetulnya kesenangan yang kita harapkan dari menyimpan sedikit ketidak-bersihan pikiran dan menyisakan sedikit kekusaman hati?
Mengapakah sulit bagi kita untuk ikhlas melepaskan yang kita ketahui tidak memuliakan, dan membebaskan diri menjadi pribadi yang bersih pikirannya dan yang bening hatinya?
...........
Adikku yang hatinya rindu akan kehidupan yang indah dan mulia,
Sebetulnya, apakah yang masih kau ragukan?
Bebaskanlah dirimu dari yang tidak akan memuliakanmu.
Sahabatkanlah dirimu dengan semua yang berpihak kepada kekuatan dan kemandirian mu,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
.....
Sahabat saya yang dikasihi Tuhan,
Anda sangat dikasihi dan dicintai Tuhan. Apakah Anda tidak menemukan satu atau dua kata yang ditujukan kepada Anda dalam perbincangan kita hari ini?
Jika Anda bukan jiwa yang khusus, mengapakah masih selalu saja ada jiwa-jiwa baik yang memperlakukan Anda dengan penuh hormat?
Ingatlah, bahwa:
Keraguan untuk memperbarui keadaan adalah ketegasan untuk mempertahankan apa pun yang lama.
Maka tegaslah untuk yang memuliakan kehidupan Anda dan keluarga yang Anda kasihi.
Mudah-mudahan hari ini terbuka pintu-pintu rezeki yang lebih besar bagi Anda dan keluarga Anda terkasih, agar mudah bagi Anda untuk menyejahterakan dan membahagiakan jiwa-jiwa kecintaan Anda.
Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda tercinta.
Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.
Loving you all as always,
Mario Teguh
Saturday, December 12, 2009
~*mario teguh super note: ANDA tidak mungkin memperbarui kualitas hidup ANDA tanpa memperbarui sikap ANDA*~
*Anda tidak mungkin memperbarui kualitas hidup Anda tanpa memperbarui sikap Anda.*
Sahabat saya yang hidupnya ranum bagi kemuliaan, Anda meneladankan dan mengajarkan keteguhan sikap, bahwa
*Sebuah perubahan besar tidak mungkin dicapai melalui kemapanan. *
Itu sebabnya, sahabat saya yang tegas hatinya,
*Anda tidak akan mencapai perubahan yang penting, dengan mempertahankan kenyamanan Anda sekarang.*
Tidak ada satu orang pun yang bisa mengatakan bahwa dia sudah tidak membutuhkan peningkatan pada kualitas pribadi dan kehidupannya, bagaimana pun berhasilnya dia dalam karir dan kehidupan pribadinya.
Tetapi, yang mengherankan adalah orang-orang yang giat mengeluhkan rendahnya kualitas kehidupan, tetapi yang juga giat mendebat anjuran-anjuran baik mengenai pembudayaan sikap-sikap baru yang akan menjadikan mereka pengubah bagi nasib mereka sendiri.
Meskipun kedengarannya agak lucu, tetapi mungkin mereka telah lama dan berhasil melatih diri mereka sendiri untuk menjadi terbiasa dengan keadaan yang kurang, dan kemudian merasa mapan dalam kekurangan.
Sebagai pribadi Indonesia yang mulia,
*Anda berkewajiban untuk membebaskan mereka dari kemapanan pada sesuatu yang tidak boleh dimapani.*
Bantulah mereka menyadari, bahwa
*Kekurangan dan kelemahan seperti apa pun, tetapi yang telah dirasakan sebagai sebuah kemapanan, akan menjadi landasan yang kuat bagi penolakan untuk menerima cara-cara bersikap dan berpikir yang baru.*
Dan yang lebih memprihatinkan kita, adalah kenyataan bahwa mereka menyalahkan orang lain atas keadaan yang mereka keluhkan itu, tetapi bertahan dengan agresif jika mereka menengarai adanya inisiatif untuk mempengaruhi sikap dan cara-cara lama yang menaruh mereka kedalam keadaan yang mereka keluhkan itu.
Teladankanlah bagi mereka, bahwa
*Anda dapat mengubah hidup Anda, dengan mengubah yang Anda kerjakan.*
Dan,
*Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda, dengan meningkatkan kualitas
dari cara-cara Anda.*
Dan yang ini sangat penting untuk mereka terima sebagai gumam-an harian mereka, bahwa
*Tidak ada pribadi yang sama lama-nya, yang berhak bagi kehidupan yang
baru.*
Memang mengherankan, tetapi akan selalu ada orang yang menginginkan kehidupan yang baru,tetapi yang justru menjadi orang pertama yang menolak untuk memperbarui diri.
Kemudian tambahkanlah, bahwa
*Pekerjaan adalah sarana pembaikan hidup.*
Sehingga, orang yang ingin memperbaiki kehidupannya, harus memperbaiki pekerjaannya, atau setidaknya memperbaiki cara-caranya dalam bekerja.
Karena,
*Hanya pribadi yang baru, yang berhak bagi hidup yang baru.*
Sahabat saya yang super, yang potensi-potensi masa depannya sedang menunggu kerja keras Anda.
*Mudah-mudaan catatan sederhana di atas dapat menemani pertimbangan bagi keberhasilan Anda dalam membangun kehidupan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang bagi keluarga Anda tercinta.*
Terima kasih atas ijin untuk melayani bagi kebahagiaan Anda.
And stay super!
*Mario Teguh*
Sahabat saya yang hidupnya ranum bagi kemuliaan, Anda meneladankan dan mengajarkan keteguhan sikap, bahwa
*Sebuah perubahan besar tidak mungkin dicapai melalui kemapanan. *
Itu sebabnya, sahabat saya yang tegas hatinya,
*Anda tidak akan mencapai perubahan yang penting, dengan mempertahankan kenyamanan Anda sekarang.*
Tidak ada satu orang pun yang bisa mengatakan bahwa dia sudah tidak membutuhkan peningkatan pada kualitas pribadi dan kehidupannya, bagaimana pun berhasilnya dia dalam karir dan kehidupan pribadinya.
Tetapi, yang mengherankan adalah orang-orang yang giat mengeluhkan rendahnya kualitas kehidupan, tetapi yang juga giat mendebat anjuran-anjuran baik mengenai pembudayaan sikap-sikap baru yang akan menjadikan mereka pengubah bagi nasib mereka sendiri.
Meskipun kedengarannya agak lucu, tetapi mungkin mereka telah lama dan berhasil melatih diri mereka sendiri untuk menjadi terbiasa dengan keadaan yang kurang, dan kemudian merasa mapan dalam kekurangan.
Sebagai pribadi Indonesia yang mulia,
*Anda berkewajiban untuk membebaskan mereka dari kemapanan pada sesuatu yang tidak boleh dimapani.*
Bantulah mereka menyadari, bahwa
*Kekurangan dan kelemahan seperti apa pun, tetapi yang telah dirasakan sebagai sebuah kemapanan, akan menjadi landasan yang kuat bagi penolakan untuk menerima cara-cara bersikap dan berpikir yang baru.*
Dan yang lebih memprihatinkan kita, adalah kenyataan bahwa mereka menyalahkan orang lain atas keadaan yang mereka keluhkan itu, tetapi bertahan dengan agresif jika mereka menengarai adanya inisiatif untuk mempengaruhi sikap dan cara-cara lama yang menaruh mereka kedalam keadaan yang mereka keluhkan itu.
Teladankanlah bagi mereka, bahwa
*Anda dapat mengubah hidup Anda, dengan mengubah yang Anda kerjakan.*
Dan,
*Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda, dengan meningkatkan kualitas
dari cara-cara Anda.*
Dan yang ini sangat penting untuk mereka terima sebagai gumam-an harian mereka, bahwa
*Tidak ada pribadi yang sama lama-nya, yang berhak bagi kehidupan yang
baru.*
Memang mengherankan, tetapi akan selalu ada orang yang menginginkan kehidupan yang baru,tetapi yang justru menjadi orang pertama yang menolak untuk memperbarui diri.
Kemudian tambahkanlah, bahwa
*Pekerjaan adalah sarana pembaikan hidup.*
Sehingga, orang yang ingin memperbaiki kehidupannya, harus memperbaiki pekerjaannya, atau setidaknya memperbaiki cara-caranya dalam bekerja.
Karena,
*Hanya pribadi yang baru, yang berhak bagi hidup yang baru.*
Sahabat saya yang super, yang potensi-potensi masa depannya sedang menunggu kerja keras Anda.
*Mudah-mudaan catatan sederhana di atas dapat menemani pertimbangan bagi keberhasilan Anda dalam membangun kehidupan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang bagi keluarga Anda tercinta.*
Terima kasih atas ijin untuk melayani bagi kebahagiaan Anda.
And stay super!
*Mario Teguh*
Sunday, August 16, 2009
~*placebo effects*~
sharing pengalaman nih.
gw nyimpen biji salak di meja rias.
gw komit klo setiap gw ngeliat biji salak itu, gw harus mengucap syukur, berterima kasih bahwa selama ini gw selalu dikasih kelimpahan oleh Allah SWT even on the hardest situation... kita masih bisa makan enak, masih bisa melihat keindahan dunia, bisa merasakan cinta kepada orang yang kita sayangi, masih memiliki rumah untuk ditinggali yang belum tentu orang lain bisa merasakannya, etcetera etcetera. do u realize how much u've been gifted??? its abundance!
and u know what?? efeknyanya ternyata gede benerrrr!
bukan sulap bukan sihir, every little thing that has been the obstacle to me, finally dissapeared or faded when i'm practicing it.
this is not some kind a joke or whatsoever.
ternyata "orang-orang besar" pun banyak yang mempraktekkan hal ini (bukan dengan biji salak tentunya :P)
contoh: kedokteran buat semacam obat, namanya placebo. Obat ini digunain buat penderita penyakit tertentu (gw lupa untuk penyakit apa). Ternyata para pasien banyak yang memberikan testimonial bahwa obat itu dianggap ampuh buat nyembuhin penyakitnya. And know what, para ahli pengobatan bilang bahwa sebenarnya kandungan dari obat placebo itu hanya mengandung gula (glukosa apalah namanya). See, obat dari segala kesembuhan ternyata ada di diri kita, hanya perlu dibutuhkan motivasi dari luar untuk meyakinkan diri kita bahwa kita bisa menjadi lebih baik. Motivasi yang lebih baik adalah motivasi yang bersumber dari diri kita sendiri, walaupun hal itu emang sangat sulit dilakukan. Pikiran negatif sebenarnya memang sumber dari segala penyakit. Thoughts become facts. So, berpikiran positif, berkeyakinan positif bahwa segalanya akan berjalan lancar akan menggiring kita kepada sesuatu yang kita inginkan/ harapkan.
Itulah kenapa gw nyimpen biji salak di meja rias, hanya untuk mengingatkan bahwa kita harus mensyukuri setiap derap langkah kita dalam menjalani kehidupan, akan selalu ada kelimpahan yang patut kita syukuri (yang sering tidak kita sadari), bahkan di saat tersulit sekalipun.
Hmmmm, gw dapet pengalaman ini berdasarkan literatur yang gw baca dari buku The Secret yang gw terjemahin berdasarkan pemahaman diri gw sendiri kemudian gw aplikasiin dalam kehidupan gw.
Keep trying to think positive! Obat yang baik menurut gw adalah yang berasal dari alamiah, dan menurut gw pikiran yang sehat merupakan cara yang paling alami dalam mengobati segala penyakit.
gw nyimpen biji salak di meja rias.
gw komit klo setiap gw ngeliat biji salak itu, gw harus mengucap syukur, berterima kasih bahwa selama ini gw selalu dikasih kelimpahan oleh Allah SWT even on the hardest situation... kita masih bisa makan enak, masih bisa melihat keindahan dunia, bisa merasakan cinta kepada orang yang kita sayangi, masih memiliki rumah untuk ditinggali yang belum tentu orang lain bisa merasakannya, etcetera etcetera. do u realize how much u've been gifted??? its abundance!
and u know what?? efeknyanya ternyata gede benerrrr!
bukan sulap bukan sihir, every little thing that has been the obstacle to me, finally dissapeared or faded when i'm practicing it.
this is not some kind a joke or whatsoever.
ternyata "orang-orang besar" pun banyak yang mempraktekkan hal ini (bukan dengan biji salak tentunya :P)
contoh: kedokteran buat semacam obat, namanya placebo. Obat ini digunain buat penderita penyakit tertentu (gw lupa untuk penyakit apa). Ternyata para pasien banyak yang memberikan testimonial bahwa obat itu dianggap ampuh buat nyembuhin penyakitnya. And know what, para ahli pengobatan bilang bahwa sebenarnya kandungan dari obat placebo itu hanya mengandung gula (glukosa apalah namanya). See, obat dari segala kesembuhan ternyata ada di diri kita, hanya perlu dibutuhkan motivasi dari luar untuk meyakinkan diri kita bahwa kita bisa menjadi lebih baik. Motivasi yang lebih baik adalah motivasi yang bersumber dari diri kita sendiri, walaupun hal itu emang sangat sulit dilakukan. Pikiran negatif sebenarnya memang sumber dari segala penyakit. Thoughts become facts. So, berpikiran positif, berkeyakinan positif bahwa segalanya akan berjalan lancar akan menggiring kita kepada sesuatu yang kita inginkan/ harapkan.
Itulah kenapa gw nyimpen biji salak di meja rias, hanya untuk mengingatkan bahwa kita harus mensyukuri setiap derap langkah kita dalam menjalani kehidupan, akan selalu ada kelimpahan yang patut kita syukuri (yang sering tidak kita sadari), bahkan di saat tersulit sekalipun.
Hmmmm, gw dapet pengalaman ini berdasarkan literatur yang gw baca dari buku The Secret yang gw terjemahin berdasarkan pemahaman diri gw sendiri kemudian gw aplikasiin dalam kehidupan gw.
Keep trying to think positive! Obat yang baik menurut gw adalah yang berasal dari alamiah, dan menurut gw pikiran yang sehat merupakan cara yang paling alami dalam mengobati segala penyakit.
Monday, August 10, 2009
~*memaknai hidup*~
bangun-bangun bawaannya pengen nulis di blog.
mmmm, still confused what am i gonna say.
istilah yang orang pakai buat kata "love" adalah more than just a game for two.
then how many? three, four, even ten??? silly answer, huh.
if there was more than just a game, then what??
love was also life.
and life is just a game --> win and lose, fail or success, up and down, death and birth, and pairs of son on.
another "Maha Guru" said that "Hidup itu cuma senda gurau" a.k.a "Life is just a joke".
We are just the actor/ress of God's world.
If we did a good thing in this world, we gain a heaven.
The opposite, bad thing --> just go to hell.
Absolute.
Period.
mmmm, still confused what am i gonna say.
istilah yang orang pakai buat kata "love" adalah more than just a game for two.
then how many? three, four, even ten??? silly answer, huh.
if there was more than just a game, then what??
love was also life.
and life is just a game --> win and lose, fail or success, up and down, death and birth, and pairs of son on.
another "Maha Guru" said that "Hidup itu cuma senda gurau" a.k.a "Life is just a joke".
We are just the actor/ress of God's world.
If we did a good thing in this world, we gain a heaven.
The opposite, bad thing --> just go to hell.
Absolute.
Period.
Monday, June 08, 2009
~*opening horizon*~
diskusi dengan seorang teman hari ini membuka satu cakrawala baru mengenai apa yg bakalan gw lakukan di masa yang akan datang...
bahwa:
bahwa:
- apa yang menjadi masalah, sebenarnya bukan terletak pada masalah itu sendiri, tapi bagaimana cara kita menyikapi masalah tersebut dengan sikap yang terbaik
- perbedaan pendapat ternyata merupakan suatu permasalahan yang dilihat dan dipahami dari sudut pandang yang berbeda, tetapi hal itu menggiring kita untuk melihat permasalahan menjadi lebih objektif
- kehidupan ini merupakan fase yang tidak hanya harus diisi dengan sebaik-baiknya, tetapi juga merupakan fase persiapan akan apa-apa yang akan terjadi di kemudian hari...
kenapa gw ambil kesimpulan di poin pertama, karena kita... sebagai makhluk Allah SWT, hanya bisa ikhtiar, istiqamah (konsistensi), berdoa... dan selanjutnya bertawakal...
semua jerih payah, impian & harapan serta tujuan kita akan bergantung pada keputusan Allah SWT... tapi bagaimana jika Allah masih belum mengabulkan itu semua? apakah semangat di saat kita berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan akan pupus begitu saja? apakah karakter kita akan berubah? apakah Allah sudah berlaku tidak adil terhadap kita? atau apakah hal tersebut bisa menjadi ajang koreksi diri karena barangkali memang belum waktunya kita meraih impian itu? its all about how we react with all the things that comes to us... my question is, how smart are you handle that?
yang gw maksud di poin kedua adalah bahwa orang cenderung terlalu fokus terhadap suatu permasalahan yang sedang dihadapi sehingga segala aspek yang dia lihat akan cenderung bersifat subjektif... terkadang satu kepala yang pintar belum tentu lebih baik dari dua kepala atau lebih yang biasa-biasa saja... all im saying is, let me explain it with example...
seorang psikolog hebat — yang ahli di dalam menangani permasalahan yang dihadapi pasiennya, sedang menghadapi persoalan yang pelik yang bahkan dirinya sebagai seorang psikolog hebat belum tentu bisa mengatasi problemnya sendiri... why is that? klo mau ambil jawaban gampang sih, mungkin gw tinggal bilang, "psikolog juga kan manusia..." tapi bukan itu... kita gak bisa menampik kenyataan bahwa orang yang terhebat sekalipun belum tentu bisa mengatasi permasalahan yang dia hadapi secara sendirian... itulah kenapa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi merupakan sesuatu yang membuat berpikir kreatif, melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda sehingga menjadikan diri kita menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah... kita tidak sendiri hidup di dunia ini, maka berbaurlah, tetapi juga siap bersaing untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik... thats the essence of life...
poin ketiga, sebagai lanjutan dari poin pertama... apabila segala sesuatu gak berjalan dengan semestinya, kita mesti punya back up plan... bersiap2 menghadapi segala sesuatu di luar kehendak kita... do u realize how much benefit u could take if that three point has been implemented in your life? hmmm...
semua jerih payah, impian & harapan serta tujuan kita akan bergantung pada keputusan Allah SWT... tapi bagaimana jika Allah masih belum mengabulkan itu semua? apakah semangat di saat kita berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan akan pupus begitu saja? apakah karakter kita akan berubah? apakah Allah sudah berlaku tidak adil terhadap kita? atau apakah hal tersebut bisa menjadi ajang koreksi diri karena barangkali memang belum waktunya kita meraih impian itu? its all about how we react with all the things that comes to us... my question is, how smart are you handle that?
yang gw maksud di poin kedua adalah bahwa orang cenderung terlalu fokus terhadap suatu permasalahan yang sedang dihadapi sehingga segala aspek yang dia lihat akan cenderung bersifat subjektif... terkadang satu kepala yang pintar belum tentu lebih baik dari dua kepala atau lebih yang biasa-biasa saja... all im saying is, let me explain it with example...
seorang psikolog hebat — yang ahli di dalam menangani permasalahan yang dihadapi pasiennya, sedang menghadapi persoalan yang pelik yang bahkan dirinya sebagai seorang psikolog hebat belum tentu bisa mengatasi problemnya sendiri... why is that? klo mau ambil jawaban gampang sih, mungkin gw tinggal bilang, "psikolog juga kan manusia..." tapi bukan itu... kita gak bisa menampik kenyataan bahwa orang yang terhebat sekalipun belum tentu bisa mengatasi permasalahan yang dia hadapi secara sendirian... itulah kenapa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi merupakan sesuatu yang membuat berpikir kreatif, melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda sehingga menjadikan diri kita menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, dan yang terpenting adalah... kita tidak sendiri hidup di dunia ini, maka berbaurlah, tetapi juga siap bersaing untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik... thats the essence of life...
poin ketiga, sebagai lanjutan dari poin pertama... apabila segala sesuatu gak berjalan dengan semestinya, kita mesti punya back up plan... bersiap2 menghadapi segala sesuatu di luar kehendak kita... do u realize how much benefit u could take if that three point has been implemented in your life? hmmm...
Thursday, May 28, 2009
~*kamar-kamar di surga*~
Rasulullah S.A.W pernah bersabda bahwa di dalam surga itu terbagi dalam kamar-kamar. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan di dalamnya yang sangat menyenangkan. Di dalamnya pula terdapat pemandangan yang tidak pernah dilihat di dunia dan terdapat satu hiburan yang tidak pernah dirasakan manusia di dunia.
"Untuk siapa kamar-kamar itu wahai Rasulullah S.A.W?" tanya para sahabat.
"Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa serta solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya."
"Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia berarti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu berarti termasuk orang-orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang solat Isya' dan Subuh secara berjemaah, dengan begitu berarti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap." Begitu Nabi menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.
"Untuk siapa kamar-kamar itu wahai Rasulullah S.A.W?" tanya para sahabat.
"Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa serta solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya."
"Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia berarti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu berarti termasuk orang-orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang solat Isya' dan Subuh secara berjemaah, dengan begitu berarti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap." Begitu Nabi menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.
~*berpisahnya roh dari jasad*~

Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, "Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, "Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin." Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.
Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah dalam hatiku dan aku berkata, "Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya." Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.
Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya, "Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?" Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W bertanya, "Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?" Kataku, "Tunjukkan wahai Rasulullah!"
Rasulullah S.A.W berkata, "Engkaulah katakan!," Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya sama-sama bersedih hati di belakangnya. Mereka sama-sama berkata, "Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: "Aduhai anak!"
Rasulullah S.A.W bertanya lagi: "Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali. Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada Allah berserta dengan segala amal perbuatannya." Rasulullah S.A.W bertanya lagi, "Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah, "Hanya Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih tahu."
Maka bersabda Rasulullah S.A.W : "Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk emmandikannya. Maka keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.
Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar. Maka berkata roh, "Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut." Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, "Wahai orang yang memandikan akan roh Allah, janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh," Dan jika merea memandikan, maka berkata roh: "Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh."
Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kafan serta tempat kedua telapaknya sudah diikat, maka mayat memanggil, "Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku tidakakan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat."
Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, "Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama-lamanya."
Apabila mayat diletakkan ke dalam keranda, maka berkata lagi mayat, "Demi Allah, wahai jemaahku, janganlah kamu percepatkan aku sehingga aku mendengar suara ahliku, anak-anakku dan kaum keluargaku. Sesungguhnya hari ini ialah hari perpisahanku dengan mereka sehingga hari kiamat."
~*anak kecil yang takut api neraka*~
Dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa ada seorang lelaki tua sedang berjalan-jalan di tepi sungai, sedang dia berjalan-jalan dia terpandang seorang anak kecil sedang mengambil wudhu' sambil menangis.
Apabila orang tua itu melihat anak kecil tadi menangis, dia pun berkata, "Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?"
Maka berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik saya telah membaca ayat al-Qur'an sehingga sampai kepada ayat yang berbunyi, "Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum" yang bermaksud, " Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu." Saya menangis sebab saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka."
Berkata orang tua itu, "Wahai anak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukkan ke dalm api neraka."
Berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik, pakcik adalah orang yang berakal, tidakkah pakcik lihat kalau orang menyalakan api maka yang pertama sekali yang mereka akan letakkan ialah ranting-ranting kayu yang kecil dahulu kemudian baru mereka letakkan yang besar. Jadi tentulah saya yang kecil ini akan dibakar dahulu sebelum dibakar orang dewasa."
Berkata orang tua itu, sambil menangis, "Sesungguh anak kecil ini lebih takut kepada neraka daripada orang yang dewasa maka bagaimanakah keadaan kami nanti?"
Apabila orang tua itu melihat anak kecil tadi menangis, dia pun berkata, "Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?"
Maka berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik saya telah membaca ayat al-Qur'an sehingga sampai kepada ayat yang berbunyi, "Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum" yang bermaksud, " Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu." Saya menangis sebab saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka."
Berkata orang tua itu, "Wahai anak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukkan ke dalm api neraka."
Berkata anak kecil itu, "Wahai pakcik, pakcik adalah orang yang berakal, tidakkah pakcik lihat kalau orang menyalakan api maka yang pertama sekali yang mereka akan letakkan ialah ranting-ranting kayu yang kecil dahulu kemudian baru mereka letakkan yang besar. Jadi tentulah saya yang kecil ini akan dibakar dahulu sebelum dibakar orang dewasa."
Berkata orang tua itu, sambil menangis, "Sesungguh anak kecil ini lebih takut kepada neraka daripada orang yang dewasa maka bagaimanakah keadaan kami nanti?"
Subscribe to:
Posts (Atom)

